Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert blak-blakan soal tujuannya supaya tim Merah Putih bisa berlaga di Piala Dunia 2026. Ia berharap mimpi itu bisa tercapai dalam waktu dekat ini.
Hal itu disampaikan Patrick Kluivert saat menyampaikan harapannya di HUT PSSI ke-95 tahun beberapa hari lalu. Juru formasi asal Belanda itu yakin Timnas Indonesia bisa meraih mimpi berlaga di Piala Dunia 2026 asalkan bekerja keras.
Kans mendapat hal tersebut bisa dibilang terbuka lebar. Timnas Indonesia saat ini sedang berjuang di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
"Saya berharap kita bisa mewujudkan tujuan kita dengan lolos ke Piala Dunia. Hal ini akan menjadi pencapaian yang luar biasa," tegas Patrick Kluivert dilansir dari Instagram PSSI, Minggu (20/4/2025).
Langkah Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 masih berlanjut, meski penuh tantangan. Hingga matchday ke-8 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, skuad Garuda duduk di posisi keempat klasemen sementara Grup C dengan 9 poin.
Mereka hanya tertinggal satu angka dari Arab Saudi di posisi ketiga dan empat poin dari Australia yang menempati urutan kedua. Dengan dua pertandingan tersisa melawan China di Jakarta dan tandang ke markas Jepang, Timnas Indonesia masih punya kans untuk mengejar tiket langsung ke putaran final.
Namun, perjuangan mereka tak hanya bergantung pada hasil sendiri, melainkan juga hasil dari pertandingan tim-tim pesaing. Untuk bisa finis di posisi dua besar dan lolos otomatis ke Piala Dunia, Timnas Indonesia wajib menang di dua laga terakhir.
Tambahan enam poin akan membuat total poin mereka menjadi 15. Namun, hasil itu harus dibarengi dengan kegagalan Australia dan Arab Saudi dalam meraih poin maksimal.
Australia akan menghadapi dua lawan tangguh yaitu Jepang dan Arab Saudi. Agar Indonesia bisa menyalip, Socceroos tak boleh mengoleksi lebih dari satu poin dari dua laga tersebut. Namun, jika Australia menang atas Jepang pada laga ke-9, maka peluang Indonesia menyalip mereka langsung tertutup, apapun hasil lainnya.
Baca Juga: Akhirnya Erick Thohir Bicara Rencana Timnas Indonesia U-17 Tambah Pemain Naturalisasi
Sementara itu, Arab Saudi masih akan bertemu Bahrain dan Australia. Dengan 10 poin di tangan, peluang mereka untuk naik ke posisi dua juga masih terbuka. Ini membuat persaingan menuju dua besar makin panas hingga laga terakhir.
Dengan banyaknya variabel di luar kendali, skenario paling masuk akal bagi Timnas Indonesia saat ini adalah mengamankan posisi ketiga atau keempat di klasemen akhir. Meski tidak langsung meloloskan ke Piala Dunia, posisi tersebut akan membawa mereka ke babak play-off lanjutan dalam proses kualifikasi.
Artinya, hasil maksimal di dua laga sisa tetap krusial. Tiga atau bahkan enam poin dari China dan Jepang akan sangat menentukan nasib Garuda di perjalanan panjang menuju Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia terlebih dahulu akan melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 5 Juni. Lima hari berikutnya, Jay Idzes dan kawan-kawan akan bertandang ke markas Jepang.
Tiga poin saat bersua Bahrain sangat wajib didapatkan Timnas Indonesia. Sementara saat berhadapan dengan Jepang harapannya adalah hasil seri meski itu juga sulit didapatkan.
Jepang adalah satu-satunya tim di Grup C yang sudah dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika, Meksiko, dan Kanada. Dari segi pengalaman dan kekuatan tentu ungguli skuad Garuda terbelih bermain di kandang sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan