Felipe merupakan cucu keponakan dari Paus Fransiskus.
"Ada orang yang mengira Paus adalah kakek langsung saya. Saya masih sangat muda saat ia menjabat. Saya berusia 10 tahun (saat Jorge Bergoglio terpilih sebagai Paus), tetapi saya ingat hari itu dengan sangat baik," ucap Felipe saat wawancara dengan La Nazione.
Menurut Felipe, cerita sang ayah bahwa Paus sering bertanya mengenai kondisi keluarganya. Dijelaskan Felipe bahwa tempat tinggal ia dan keluarganya dengan Paus di Argentina cukup jauh.
"Ayah saya bercerita bahwa Paus sering bertanya tentang keluarga kami. Tempat tinggal kami di Argentina berjauhan, jadi lama kelamaan hubungan kami sedikit renggang. Tetapi sebagai keluarga, ikatan itu masih sangat kuat," jelas Felipe.
Felipe Bergoglio merupakan bek kelahiran Cordoba, Argentina dan saat ini masih berusia 21 tahun. Felipe datang ke Italia pada 2024 dan bermain untuk klub Misano.
Ia kemudian pindah ke klub Trestina dan kemudian dipinjamkan ke klub Castiglionese 1919.
Menurut Felipe, rekan-rekannya di klub mengetahui bahwa ia memiliki hubungan kekerabatan dengan Paus Fransiskus.
Lucunya kata Felipe, rekan-rekannya di klub kerap meminta restu dan doa sebelum memulai pertandingan. Mereka berharap tuah dari kerabat Paus bisa datangkan kemenangan.
"Rekan-rekan setim saya sebelum setiap pertandingan meminta restu. Termasuk saat ada yang cedera. Saya baru sebentar di Italia dan sudah terbiasa dengan hal seperti itu. Kami hanya tertawa," ucapnya.
Baca Juga: Diutus Prabowo Melayat Paus: Jokowi, Thomas, Pigai, hingga Ignasius Jonan Terbang ke Vatikan
"Menjadi Bergoglio merupakan satu kehormatan bagi saya. Menyandang nama ini sama sekali tidak membuat saya terbebani," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Diutus Prabowo Melayat Paus: Jokowi, Thomas, Pigai, hingga Ignasius Jonan Terbang ke Vatikan
-
Gereja Katedral Jakarta Gelar Misa Arwah untuk Paus Fransiskus
-
Paus Fransiskus Wafat, Jumlah Penonton Film 'Conclave' Meningkat 283 Persen
-
Prabowo Utus Jokowi Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus ke Vatikan, Aria Bima PDIP: kenapa Gak Wapres?
-
Jay Idzes dan Venezia: Ketika Loyalitas Serta Kesetiaan Bertarung Melawan Mimpi Besar
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah