Suara.com - Pemain keturunan Indonesia yang kini berkarier bersama Leeds United, Pascal Struijk, berpotensi menjadi ancaman nyata bagi Mees Hilgers di jantung pertahanan Timnas Indonesia. Berikut perbandingan kedua pemain ini.
Pasalnya, dari segi kualitas, Pascal Struijk memiliki potensi yang cukup besar apabila bersedia menjalani proses naturalisasi demi memperkuat Timnas Indonesia. Mess Hilgers bisa mendapatkan pesaing baru.
Dari segi performa, Pasca Struijk tampil cukup konsisten bersama Leeds United di kasta kedua Liga Inggris. Dia bermain reguler dengan mencatatkan lima gol dari total 35 pertandingan di ajang Championship 2024/2025.
Capaian ini tentu amat mengesankan bagi seorang pemain bertahan. Bisa bermain reguler dan diandalkan, ditambah kemampuan menjebol gawang lawan, tentu bisa mencuri hati Patrick Kluivert sebagai nakhoda Timnas Indonesia.
Mees Hilgers pun harus berhati-hati dengan potensi tergusur dari skuad Garuda. Sebab, Pascal Struijk masih punya satu keunggulan yang membuatnya bisa tergusur, yakni nilai pasar yang amat fantastis.
Jika resmi gabung Timnas Indonesia, Pascal tentu akan menjadi raja baru karena nilai pasarnya jadi yang tertinggi di skuad Garuda. Lantas, bagaimana perbandingan harga pasar antara Pascal Struijk dengan Mees Hilgers? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Harga Pasar Mees Hilgers
Sejak pertama kali memperkuat Timnas Indonesia, Mees Hilgers membuat publik tercengang. Sebab, bek kelahiran Belanda yang telah resmi menjadi WNI pada September 2024 itu memiliki nilai pasar yang terhitung fantastis.
Jika merujuk data yang disajikan Transfermarkt, Mees Hilgers dibanderol dengan harga pasar yang mencapai tujuh juta euro. Bila dikonversi ke rupiah, nominal ini setara dengan nilai Rp121,67 miliar.
Baca Juga: Agen Soal Pascal Struijk: Dia Bingung Tentukan Pilihan
Dengan harga semahal itu, pemain berusia 23 tahun ini akan menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Timnas Indonesia. Bahkan, angkanya bisa melebihi tiga negara elite di kawasan Asia Tenggara.
Pascal Struijk Lebih Mahal
Jika Mees Hilgers bakal menjadi pemain naturalisasi dengan nilai pasar termahal di Timnas Indonesia, apa jadinya jika Pascal Struijk bisa diproses PSSI untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI)?
Sebab, pemain berusia 25 tahun itu nilai pasarnya sangat fenomenal. Bek tengah yang saat ini berkarier di kasta kedua Liga Inggris bersama Leeds United itu punya banderol yang tak main-main, karena mencapai 16 juta euro.
Apabila dikonversi ke rupiah, nominal ini setara dengan Rp278,11 miliar. Artinya, harga pasar Pascal Struijk dua kali lebih besar ketimbang Mees Hilgers yang berstatus sebagai calon pemain termahal Timnas Indonesia.
Itulah perbandingan antara Pascal Struijk dan Mees Hilgers yang bisa menjadi gambaran betapa besarnya potensi yang dimiliki Timnas Indonesia ke depannya.
Jika Mees Hilgers saja sudah membuat publik sepak bola nasional heboh dengan nilai pasar mencapai Rp121,67 miliar, kehadiran Pascal Struijk jelas bisa membawa standar baru dalam kualitas dan nilai ekonomis skuad Garuda.
Dengan harga pasar mencapai Rp278,11 miliar, Pascal Struijk tak hanya akan menjadi pemain termahal di Timnas Indonesia, tetapi juga berpotensi menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di antara semua negara Asia Tenggara, seperti Thailand dan Vietnam.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Agen Soal Pascal Struijk: Dia Bingung Tentukan Pilihan
-
Pascal Struijk Bongkar Duet Impian, Bukan dengan Jay Idzes atau Mees Hilgers
-
Hadirnya Pascal Struijk Ancam Posisi Duo Kapten Timnas Indonesia, Kok Bisa?
-
Buka-bukaan! Joey Pelupessy Bongkar Kepribadian Asli Patrick Kluivert
-
Statistik Apik Striker China Wu Lei Pasca Cedera, Makin Gacor Jelang Lawan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan