Suara.com - Legenda Premier League, Alan Shearer, memberikan pujian tinggi kepada bek Leeds United, Pascal Struijk, atas performa impresifnya di lini belakang. Dalam kanal resmi YouTube Premier League, Shearer membandingkan kemampuan Struijk dengan salah satu bek terbaik dunia, Virgil van Dijk.
Pascal Struijk, yang bergabung dengan Leeds United pada Januari 2018 dari akademi muda Ajax Amsterdam, telah menjelma menjadi sosok kunci di pertahanan Elland Road. Meski baru berusia 25 tahun, Struijk menunjukkan kematangan luar biasa dalam membaca permainan, membuatnya menjadi andalan klub hingga saat ini.
Musim ini, Struijk terus menunjukkan konsistensinya. Ia tak hanya tangguh dalam duel udara berkat postur tubuhnya yang mencapai 191 cm, tetapi juga memiliki ketenangan dan kecerdasan dalam melakukan blok penting di area pertahanan.
Menyitat TBR Football, Shearer pada 2022, menyebut rata-rata satu blok yang dilakukan Struijk di setiap pertandingan bukanlah hasil keberuntungan semata, melainkan bukti dari penempatan posisi yang cerdas dan insting bertahan yang kuat.
"Pascal Struijk tampil luar biasa. Ia mendapatkan kesempatan bermain reguler setelah Liam Cooper cedera, dan sejak itu, ia memperlihatkan mengapa dia pantas menjadi starter. Ia mirip dengan Virgil van Dijk dalam hal ketenangan dan kekuatan fisik," ujar Shearer.
Lebih lanjut, Shearer menyebutkan bahwa dengan latar belakang bermain untuk tim muda Belanda, Struijk memiliki potensi besar untuk mencapai level tertinggi, asalkan terus berkembang secara konsisten.
Impian Duet Bersama Virgil van Dijk
Belakangan ini, Struijk juga menarik perhatian publik setelah membongkar siapa bek impiannya untuk berduet di lini belakang. Melalui akun X pribadinya (@StruijkPascal), ia menjawab pertanyaan penggemar: "Siapa bek tengah yang ingin kamu mainkan bersama?" dengan satu nama, Virgil van Dijk.
Pernyataan ini mengindikasikan kekaguman besar Struijk terhadap kapten Liverpool dan Timnas Belanda itu. Walaupun tidak secara spesifik menyebutkan ingin berduet di klub atau tim nasional, keinginannya ini menegaskan siapa figur inspirasinya dalam dunia sepak bola.
Baca Juga: Bocoran Eksklusif dari Belanda: Simon Tahamata Jadi Dirtek Timnas Indonesia?
Peluang Membela Timnas Indonesia
Menariknya, hingga kini Struijk belum pernah tampil untuk tim senior Belanda, meski memiliki rekam jejak membela tim kelompok umur negara tersebut. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk mencoba merekrutnya.
Struijk memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya di pihak ayah. Dengan status ini, dan mengingat ia pernah menyatakan tidak tertarik membela Belgia — negara tempat ia lahir — opsi memperkuat skuad Garuda tetap terbuka lebar.
Apalagi, Indonesia saat ini tengah membangun kekuatan baru demi ambisi lolos ke Piala Dunia 2026. Kehadiran bek berpengalaman Premier League seperti Struijk tentu akan menjadi suntikan kekuatan luar biasa.
Jejak Karier Struijk: Dari Belanda ke Premier League
Pascal Struijk lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999. Ia memulai kariernya di akademi ADO Den Haag sebelum direkrut oleh Ajax Amsterdam pada usia muda. Performa solid di level U-17 dan U-19 mengantarnya mencetak enam gol dan satu assist dari 16 pertandingan, menarik minat Leeds United.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United
-
Timnas Futsal Indonesia Tak Gentar Hadapi 6 Jebolan Piala Dunia Milik Thailand di Final
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih