Suara.com - Berikut ini kami sajikan berita jadwal semifinal Liga Champions 2024/2025, Rabu (30/4/2025) dini hari nanti.
Liga Champions musim ini telah memasuki babak semifinal yang meloloskan empati tim dari negara berbeda.
Arsenal (Inggris), Barcelona (Spanyol), Paris Saint-Germain (Perancis) dan Inter Milan (Italia) akan saling sikut untuk merebut satu tiket ke babak final.
Babak semifinal dimulai laga Arsenal menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di Emirates Stadium, Rabu (29/4) dini hari pukul 02.00 WIB.
Kedua tim sama-sama termotivasi untuk mencetak sejarah kali pertama menjuarai turnamen berjuluk 'kuping besar' tersebut.
Bagi Arsenal, Liga Champions jadi satu-satu trofi yang bisa diraih musim ini setelah gugur di kompetisi maupun turnamen domestik.
Meski tampil impresif, Arsenal harus merelakan gelar juara Liga Inggris jatuh ke tangan Liverpool, sekaligus gelar ke-20 bagi The Red.
Arsenal musim ini berhasil juara, ini merupakan trofi Liga Champions pertama bagi mereka setelah mereka terakhir kali kalah di final oleh Barcelona pada tahun 2005.
Sedangkan, Les Parisiens masih berpeluang meraih treble winners musim ini. Mereka cukup berpengalaman melawan tim Inggris musim ini dengan menyingkirkan Aston Villa dan Liverpool pada perempat final dan 16 besar.
Baca Juga: Daftar Kode Redeem FC Mobile Road to Munich 2025, Spesial Liga Champions
Arsenal wajib mendulang hasil positif di leg pertama. Pada leg kedua tugas mereka bakal semakin berat karena harus bermain di kandang PSG, Parc des Princes (8/4/2025).
Namun, The Gunners dalam kondisi mental yang mengapung setelah sukses menyingkirkan raksasa Spanyol, Real Madrid dengan agregat 5-1 di babak perempatfinal.
Belum lagi, pertemuan nanti adalah pertemuan kedua antara Arsenal dan PSG di Liga Champions musim ini. Pertemuan pertama terjadi pada babak grup saat Mikel Odegaard dan kawan-kawan meraih kemenangan 2-0 di Emirates.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta menuntut timnya melakukan 'sesuatu yang spesial' di Liga Champions saat menjamu Paris Saint-Germain (PSG).
"Besok lebih banyak lagi, saya katakan kepada mereka dan saya tidak melebih-lebihkan ketika saya berkata, kawan-kawan bawa sepatu kalian, bawa celana pendek kalian, bawa kaus kalian, dan mari kita bermain setiap pertandingan bersama," kata Arteta, dikutip dari laman resmi klub.
"Dan saya sangat berharap bahwa setiap orang yang besok datang ke Emirates dan setiap orang yang menonton dan mengikuti kami, membawa energi itu bersama mereka," lanjut dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Patut Ditiru! Ini Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal