Suara.com - Timnas Indonesia terus berbenah demi tampil maksimal di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Salah satu nama yang bisa jadi opsi di lini depan adalah Ciro Alves.
Ciro merupakan pemain yang sudah berpengalaman di Liga 1 Indonesia selama beberapa musim terakhir.
Namanya kini tengah diperbincangkan karena keinginannya untuk dinaturalisasi demi segera menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Kabar itu diketahui dari istrinya, Maria Eduarda Mondadori atau akrab disapa Duda. Dia mengakui keluarganya punya rencana untuk dinaturalisasi demi menetap di Indonesia terkhusus Bandung.
"Kami mau buka usaha di sini, sudah berencana beli rumah, dan ingin tinggal di Indonesia. Kami tidak akan kembali ke Brasil," ujar Duda dalam siaran langsung di akun media sosialnya beberapa waktu lalu.
"Kami harus naturalisasi bertiga (Ciro, istri, dan anak). Mungkin kita tinggal di Bandung selamanya."
Ciro dikenal sebagai penyerang yang lincah, kuat dalam duel, dan punya penyelesaian akhir yang tajam.
Ciro Alves merupakan pemain yang sudah berpengalaman di Liga 1 Indonesia selama beberapa musim terakhir. Namanya kini tengah diperbincangkan karena keinginannya untuk dinaturalisasi demi segera menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). [Dok. IG Ciro Alves]
Keunggulan utama Ciro Alves adalah kecakapannya dalam mencetak gol ke gawang lawan.
Baca Juga: Media Inggris: Elkan Baggott Bekerja Keras di Luar Lapangan
Namun, kelebihannya tak berhenti di situ karena Ciro juga sangat fleksibel secara posisi.
Meskipun posisi aslinya adalah penyerang sayap kanan, ia juga bisa bermain di sayap kiri.
Selain itu, Ciro mampu ditempatkan sebagai penyerang tengah dalam formasi tiga atau dua penyerang.
Kelebihan ini sangat penting untuk Patrick Kluivert yang dikenal gemar mengubah skema permainan.
Dengan pemain serba bisa seperti Ciro, Kluivert bisa merancang taktik yang lebih dinamis.
Ciro juga memiliki kemampuan dribel yang baik untuk membuka ruang bagi rekannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur