Suara.com - Cristiano Ronaldo kembali harus menelan pil pahit. Harapannya untuk mengangkat trofi bersama Al Nassr di Liga Champions Asia pupus setelah timnya dikalahkan oleh Kawasaki Frontale dengan skor 2-3 pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Kamis (1/5/2025) dini hari WIB.
Ini menjadi kegagalan lainnya dalam perjalanan Ronaldo bersama klub Arab Saudi tersebut, di mana meski tampil cukup aktif dalam laga, sang megabintang gagal mencatatkan namanya di papan skor dan justru menjadi sorotan atas sejumlah peluang yang terbuang.
Tim tamu asal Jepang tampil percaya diri sejak peluit awal dibunyikan. Kawasaki Frontale langsung mengambil inisiatif menyerang dan membuka keunggulan cepat lewat Tatsuya Ito pada menit ke-10.
Gol ini tercipta setelah kesalahan koordinasi lini belakang Al Nassr yang gagal mengantisipasi bola liar di kotak penalti.
Al Nassr sempat membalas pada menit ke-28 lewat penyelesaian apik dari Sadio Mane, yang menyambut umpan Nawaf Bu Washi dan mengarahkan bola ke pojok kiri gawang.
Namun, momentum tersebut tak berlangsung lama. Kawasaki kembali memimpin jelang akhir babak pertama setelah Yuto Ozeki memanfaatkan bola muntah di depan gawang dan mencetak gol kedua timnya.
Memasuki babak kedua, Al Nassr mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Namun, upaya mereka justru berujung petaka. Pada menit ke-76, Akihiro Lenaga memperlebar jarak usai menerima umpan matang dari Erison dan menjebol gawang Al Nassr untuk ketiga kalinya.
Al Nassr baru bisa memperkecil ketertinggalan lewat Ayman Yahya pada menit ke-87, memanfaatkan assist dari Wesley.
Baca Juga: Kata-kata Tak Terduga Rizky Ridho Jelang Sandy Walsh Hadapi Cristiano Ronaldo
Sayangnya, waktu tersisa tidak cukup untuk menyamakan kedudukan, dan Al Nassr harus angkat koper dari turnamen dengan kekalahan menyakitkan 2-3.
Peluang Emas Ronaldo Terbuang Sia-sia
Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian, namun kali ini bukan karena performa gemilangnya. Pemain berusia 40 tahun itu melepaskan delapan tembakan selama pertandingan, namun hanya dua yang mengarah tepat ke gawang. Yang paling disorot adalah kegagalannya mengeksekusi peluang emas di akhir laga.
Ronaldo sempat menerima umpan sundulan dari Aymeric Laporte dan berhasil melewati kiper Kawasaki, Louis Yamaguchi. Namun saat berhadapan dengan gawang kosong dari jarak enam yard, tendangan kaki kirinya justru melemah dan berhasil diblok oleh Asahi Sasaki.
Momen ini menjadi simbol frustrasi Ronaldo yang kemudian tertangkap kamera sedang mengungkapkan kekesalannya usai peluit panjang dibunyikan.
Musim Tanpa Trofi Lagi?
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus