Suara.com - Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mengungkap sebuah hal kocak saat pertama kali bergabung dengan skuad Garuda. Sebagai bentuk perkenalan, ia mengaku diminta rekan setimnya Sandy Walsh melakukan hal yang tak biasa orang-orang Eropa perbuat.
Maarten Paes memang dekat dengan Sandy Walsh. Bahkan, saat pertama kali merapat ke Timnas Indonesia, keduanya ditempatkan dalam satu kamar.
Keduanya baru pertama kali bertemu di Arab Saudi ketika Timnas Indonesia akan bermain di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia beberapa waktu lalu.
Diakui oleh Maarten Paes, Sandy Walsh banyak membantunya mengenalkan banyak hal. Dari mulai berkomunikasi dengan pemain-pemain hingga berbahasa Indonesia.
Tidak sampai di situ, Sandy Walsh juga mengenalkan beberapa hal yang biasa dilakukan orang Indonesia, tapi tidak di Eropa. Hal inilah yang disuruh Maarten Paes buat melakukannya.
Bukan cuma Maarten Paes, setiap pemain keturunan yang bergabung ke Timnas Indonesia juga diminta melakukannya. Itu adalah berjongkok seperti orang buang air.
Sandy akan menghitung seberapa lama pemain bertahan ketika berjongkok. Bagi orang Eropa, tentu hal ini tidak biasa.
"Dia memiliki tantangan semua orang baru dalam tim untuk jongkok. Seberapa lama Anda bisa jongkok," kata Maarten Paes dalam wawancara di kanal YouTube The Haye Way.
"Saya belum pernah melihat orang melakukannya, tapi saya selalu terbuka dengan hal ini. Jadi itu sangat menyenangkan," jelasnya.
Baca Juga: 3 Calon Pengganti Denny Landzaat Jika Hengkang dari Timnas Indonesia
Nah, Maarten Paes dan Sandy Walsh kemungkinan akan kembali berjumpa pada Juni mendatang. Ini karena skuad Garuda akan melakoni laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi China terlebih dahulu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni 2025.
Kemudian lima hari berikutnya, Marteen Paes dan kawan-kawan bakal bertandang ke markas Jepang. Dua laga ini bisa dikatakan penting untuk tim Merah Putih.
Sayang, Maarten Paes harus absen saat berhadapan dengan China karena akumulasi kartu. Posisinya kemungkinan besar digantikan oleh pemain keturunan Italia, Emil Audero.
Timnas Indonesia Tatap Piala Dunia 2026
Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 belum padam. Meski perjalanan menuju turnamen terbesar sejagat itu penuh tantangan, skuad Garuda masih memiliki peluang untuk melaju ke babak berikutnya dari Kualifikasi zona Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan