Suara.com - FC Barcelona akan menghadapi laga hidup-mati di leg kedua semifinal Liga Champions melawan Inter Milan yang digelar di Stadion San Siro, Rabu (7/5) pukul 02.00 WIB. Salah satu kabar besar menjelang pertandingan adalah keputusan pelatih Hansi Flick untuk tidak menurunkan Robert Lewandowski sebagai starter, meski sang striker sudah pulih dari cedera.
Lewandowski terakhir kali tampil saat Barcelona melawan Celta Vigo pada 19 April lalu. Setelah laga tersebut, penyerang asal Polandia ini tercatat absen dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi karena masalah cedera. Namun, Flick memastikan bahwa kondisi sang bomber kini sudah jauh lebih baik dari yang diperkirakan.
“Segala sesuatunya berjalan lancar. Robert dalam kondisi yang sangat baik dan siap bermain. Tapi untuk laga ini, dia akan memulai dari bangku cadangan. Kami ingin mengandalkannya di saat yang tepat ketika dibutuhkan,” ujar Flick dalam konferensi pers yang dikutip dari situs resmi klub, Selasa (6/5).
Musim ini, Lewandowski telah membuktikan ketajamannya dengan mencetak 40 gol di semua ajang. Keberadaannya tentu akan menjadi senjata mematikan di lini depan Blaugrana, apalagi jika pertandingan berjalan ketat dan membutuhkan penyelesaian akhir yang tajam.
Kembalinya sang predator ke dalam skuad menjadi amunisi penting bagi Barcelona yang tengah mengincar sapu bersih trofi di musim perdana Hansi Flick sebagai pelatih. Hingga saat ini, Barcelona sudah menggenggam dua gelar: Piala Super Spanyol dan Copa del Rey.
Tak hanya itu, peluang mereka untuk menjuarai La Liga juga terbuka lebar. Blaugrana saat ini unggul empat poin dari Real Madrid di puncak klasemen, dengan hanya empat pertandingan tersisa. Dengan situasi seperti ini, Flick tentu berhati-hati dalam mengelola kebugaran pemain, termasuk Lewandowski.
Gelandang andalan Barca, Dani Olmo, menegaskan ambisi besar timnya musim ini. Ia menyebut bahwa seluruh pemain bertekad untuk memenangkan semua gelar yang tersedia.
“Saya ingin meraih semua gelar musim ini. Kami berada dalam posisi yang sangat bagus dan semuanya masih dalam jangkauan. Kami tahu apa yang harus dilakukan dan siap melakukannya dengan gaya permainan kami sendiri,” kata Olmo dengan penuh percaya diri.
Ancaman Lamine Yamal dan Perhatian Khusus dari Inter Milan
Sementara itu, salah satu pemain muda yang menjadi sorotan adalah Lamine Yamal. Dalam leg pertama melawan Inter Milan, wonderkid berusia 17 tahun itu tampil mengesankan dengan mencetak satu gol indah dan dua kali nyaris mencetak gol setelah membentur tiang gawang.
Baca Juga: 3 Faktor yang Bisa Membuat Jay Idzes Benar-Benar Gabung Klub Inter Milan
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, menyadari ancaman besar yang dibawa Yamal. Ia menyatakan bahwa timnya akan memberikan "perhatian khusus" kepada sang penyerang muda untuk meminimalkan dampaknya di laga krusial ini.
Menanggapi strategi Inter, Dani Olmo mengatakan bahwa tekanan terhadap Yamal justru bisa membuka peluang bagi pemain lain.
“Jika Lamine dijaga dua atau tiga pemain, artinya akan ada ruang terbuka untuk pemain lain. Kami siap mengatasi situasi seperti itu. Filosofi permainan kami tidak akan berubah,” tambah Olmo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol