Maatsen diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya. Ibunda Maatsen berasal dari Suriname dan memiliki akar keluarga yang berasal dari suku Jawa di Indonesia.
Dengan latar belakang tersebut, nama Maatsen sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air sebagai kandidat potensial untuk dinaturalisasi membela Timnas Indonesia.
Kabar mengenai kemungkinan Maatsen membela Timnas Indonesia sempat mencuat dalam beberapa tahun terakhir.
Performanya yang konsisten di level klub bersama Borussia Dortmund, di mana ia menjalani masa peminjaman dari Chelsea, membuat banyak pihak berharap ia dapat memperkuat Garuda.
Namun, harapan tersebut pupus setelah Maatsen memutuskan membela negara kelahirannya, Belanda.
Pemain kelahiran Vlaardingen, Belanda, pada 10 Maret 2002 ini sejatinya sudah menjadi bagian dari sistem pembinaan sepak bola Belanda sejak usia muda.
Ia membela Timnas Belanda di berbagai kelompok umur mulai dari U-15 hingga U-21 sebelum akhirnya dipanggil ke tim senior.
Kehadiran Maatsen di Euro 2024 tahun lalu menjadi titik awal perjalanannya di level internasional bersama Belanda, meskipun ia belum mendapatkan menit bermain di ajang tersebut.
Debutnya di UEFA Nations League sekaligus memastikan bahwa ia terikat secara permanen dengan Timnas Belanda.
Baca Juga: Viral Tampil di Kelas, Inilah Jejak Pendidikan Pratama Arhan dari SD hingga Kuliah di Semarang
Berita Terkait
-
Viral Tampil di Kelas, Inilah Jejak Pendidikan Pratama Arhan dari SD hingga Kuliah di Semarang
-
Asnawi Mangkualam di Bali Bareng Marselino Ferdinan, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Thom Haye Bimbang Pilih Gabung Cepat ke Timnas Indonesia Atau Klubnya Degradasi
-
Jika Umumkan Pensiun dari Sepakbola, Ramadhan Sananta Ingin Geluti Dunia Ini!
-
Perbandingan Komentar Andre Rosiade Vs Yuran Fernandes, Lebih Pedas Mana?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey