"Itu hal terakhir yang ada di pikiran saya sekarang. Yang penting adalah kami kembali ke Liga Jerman," tegasnya.
Kemenangan ini membuat Hamburg unggul satu poin di puncak klasemen Bundesliga 2, unggul dari Cologne yang berada di posisi kedua.
Hamburg SV Pernah Bantai Timnas Indonesia
Ada satu fakta menarik mengenai klub Hamburg SV. Klub yang berdiri 1887 ini ternyata pernah melawan Timnas Indonesia.
Dikutip dari data 11v11, Hamburg SV melawan Timnas Indonesia pada 15 Desember 1988 di ajang Merdeka Tournament.
Pada laga yang berlangsung di Kuala Lumpur itu, Hamburg SV pesta enam gol ke gawang Timnas Indonesia.
Enam gol Hamburg SV ke gawang Timnas Indonesia dicetak oleh Thomas von Heesen, Sascha Jusufi, hat trick Uwe Bein dan penalti Manfred Kaltz.
Jika merujuk dari sejumlah data, Timnas Indonesia dekade 80-an, diperkuat pemain-pemain sekaliber kiper Ponirin Meka, Robby Darwis, Marzuki Nyakmad Jaya Hartono.
Pada dekade 80-an ini, Timnas Indonesia tidak hanya melakoni uji coba melawan Hamburg SV. Tim Merah Putih pernah melawan Uni Soviet, Genoa, hingga raksasa Eredivise, PSV.
Baca Juga: Selamat Datang! Dean James Bagikan Kabar Baik Jelang Timnas Indonesia vs China
Kembali ke Hamburg SV, klub yang punya julukan Rothosen ini mengoleksi 6 gelar Bundesliga.
Mereka juga sempat meraih gelar Liga Champions musim 1982/1983.
Pemain sekaliber Kevin Keegan, Markus Babbel, Khalid Boulahrouz, Rafael van der Vaart, hingga eks pelatih Persija, Thomas Doll pernah membela klub ini.
Berita Terkait
-
Selamat Datang! Dean James Bagikan Kabar Baik Jelang Timnas Indonesia vs China
-
Apes! Baru Lamar Sang Kekasih, Thom Haye Ditimpa Kesialan
-
Shin Tae-yong: Saya Sudah Sering Katakan, Liga Indonesia Harus...
-
Alhamdulillah Elkan Baggott Tak Jadi Pergi
-
Kalahkan Pemain Manchester United, Mees Hilgers Masuk Daftar Bek Terbaik di Liga Eropa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan