Tak kalah menarik adalah Victor Dethan, pemain keturunan Indonesia-Belanda lainnya yang memiliki sentuhan bola halus dan insting menyerang yang tajam.
Victor, yang sejak kecil memang memilih Indonesia sebagai negaranya, dikenal piawai dalam menciptakan peluang dan memiliki kemampuan finishing yang baik.
Karakteristik ini membuat penyerang muda PSM Makassar ini cocok sebagai pelapis maupun starter di lini depan Timnas U-23.
Kehadiran Victor memberikan dimensi baru dalam permainan Garuda Muda. Ia bisa menjadi pemain pembeda dalam laga-laga krusial, terutama saat tim membutuhkan kreativitas di area sepertiga akhir lapangan.
Adrian Wibowo: Kuat, Matang, dan Berpengalaman
Sosok lain yang juga membawa harapan besar adalah Adrian Wibowo, striker bertipe target man dengan darah Indonesia yang telah menimba ilmu di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat.
Adrian yang baru saja debut bersama tim utama Los Angeles FC memiliki keunggulan dalam duel udara, postur tubuh yang ideal, serta gaya bermain yang agresif namun terukur.
Pengalaman bermain di luar negeri membuat Adrian memiliki kematangan dalam membaca permainan.
Ia bisa menjadi solusi ketika Timnas U-23 menghadapi tim-tim dengan pertahanan solid dan membutuhkan penyerang dengan kekuatan fisik yang prima.
Baca Juga: Hamburg SV Naik Kasta ke Bundesliga: Pernah Bantai Timnas Indonesia
Empat pemain keturunan ini memberikan warna baru dalam komposisi lini depan Timnas Indonesia U-23.
Dengan kemampuan yang mereka miliki, pelatih memiliki lebih banyak pilihan dalam meracik strategi menyerang yang dinamis dan efektif.
Tidak hanya memperkaya taktik, kehadiran mereka juga turut meningkatkan kualitas skuad secara keseluruhan.
Hal ini menjadi sinyal positif dalam upaya Timnas Indonesia U-23 untuk bersaing lebih ketat di tingkat Asia, bahkan dunia.
Tanpa Naturalisasi, Langsung Gas di Level Internasional
Khusus untuk Ronaldo Kwateh dan Victor Dethan, PSSI tidak perlu lagi melakukan naturalisasi. Keduanya sudah berpaspor Indonesia bahkan sempat tampil di level kelompok umur lebih muda.
Dengan kombinasi pemain keturunan dan talenta lokal, Timnas Indonesia U-23 berpotensi menjadi kekuatan baru yang mampu berbicara banyak di ajang-ajang internasional.
Visi jangka panjang ini juga sejalan dengan impian besar Indonesia untuk tampil di Olimpiade maupun Piala Dunia level usia muda.
Ronaldo Kwateh, Miliano Jonathans, Victor Dethan, dan Adrian Wibowo bisa menjadi pilar penting masa depan Timnas Indonesia U-23.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua
-
BRI Boyong Promo Spesial 17 Agustus, Diskon 17% King Koil Hingga Hadiah Eksklusif
-
14 Ide Tebak-tebakan Lucu Bertema Pramuka yang Bisa Kamu Coba
-
BMW hingga Senjata Api Disita dari Markas Narkoba Bos Gendut di Kampung Bahari
-
Arthada Bawa Kembali Gaya 2016 di Perayaan Ulang Tahun ke-22
-
Kulkas Pintar Jadi Kunci Cegah Food Waste, Ini Cara Simpan Stok Makanan Mingguan agar Tetap Segar
-
Review Anak Semua Bangsa Karya Pramoedya: Dari Duka Menuju Kesadaran
-
Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
-
Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026
-
Silent Skill Gap: Bahaya Lupa Cara Mikir Akibat AI