Gol pertama Persik tercipta pada menit ke-25 melalui sundulan tajam Vava Mario Yagalo yang menyambut umpan matang dari sisi kiri lapangan.
Skema serangan yang dibangun Ze Valente berhasil merobek pertahanan Arema yang tampak lengah dalam menjaga ruang. Gol ini menjadi pembuka dominasi Persik di laga tersebut.
Arema sempat beberapa kali mengancam melalui aksi Dalberto Luan dan Dedik Setiawan, namun ketangguhan kiper Persik, Leonardo Navacchio, membuat peluang-peluang tersebut kandas.
Hingga babak pertama berakhir, Persik tetap unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, tekanan justru datang bertubi-tubi bagi Arema. Insiden kartu merah yang diterima John Alfarizi pada menit ke-61 menjadi titik balik.
Pemain senior Arema itu terlibat kontak fisik dengan Ze Valente yang menyebabkan dirinya harus keluar lapangan. Bermain dengan sepuluh pemain menghadirkan tantangan berat bagi pasukan Jose Gomes.
Dengan keunggulan jumlah pemain, Persik Kediri semakin percaya diri dan meningkatkan intensitas serangan.
Gol kedua pun lahir pada menit ke-71 melalui aksi individu Ramiro Fergonzi.
Striker asing tersebut sukses mengecoh dua pemain belakang Arema dan melepaskan tendangan keras yang tak mampu dibendung Lucas Frigeri.
Baca Juga: Persib Bandung Angkat Trofi Tanpa Perlu Keluar Keringat Lagi, Kok Bisa?
Keadaan makin memburuk bagi Arema di menit ke-81 saat Ze Valente mencatatkan namanya di papan skor.
Setelah tendangan kerasnya sempat membentur tiang, Ze dengan sigap menyambut bola rebound dan mengarahkan ke gawang yang sudah kosong. Skor 3-0 bertahan hingga laga usai.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Arema FC, apalagi terjadi saat bermain di kandang yang baru mereka pakai kembali.
Situasi ini menambah daftar panjang hasil negatif Singo Edan sepanjang musim 2024/2025, yang membuat posisi mereka di klasemen semakin mengkhawatirkan.
Sementara itu, kemenangan telak atas Arema memperkuat posisi Persik Kediri dalam perburuan papan tengah klasemen.
Konsistensi permainan yang ditampilkan skuad asuhan Divaldo Alves menandakan bahwa Persik masih punya ambisi besar untuk mengakhiri musim dengan hasil positif.
Dari segi statistik pertandingan, Arema sebenarnya menciptakan lebih banyak peluang, tetapi kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia