Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas wilayah, Pemkot Bandung menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran untuk mendukung kelancaran kegiatan ini.
Ada empat hal utama yang jadi perhatian:
1. Keamanan wilayah
Camat dan lurah di jalur konvoi diminta mengaktifkan Linmas untuk membantu polisi menjaga ketertiban.
2. Kemacetan lalu lintas
Dinas Perhubungan akan menurunkan personel untuk mengatur lalu lintas dan meminimalkan kemacetan.
3. Antisipasi persekusi
Pemkot menegaskan agar tidak ada lagi insiden seperti saat Persib juara 2014 lalu. Seperti perusakan kendaraan bernomor polisi luar kota.
4. Cegah vandalisme dan perusakan fasilitas umum
Satpol PP diminta untuk bertindak tegas jika menemukan aksi vandalisme atau perusakan terhadap fasilitas kota maupun aset swasta
Kegiatan konvoi Persib juara kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 menurut Farhan merupakan momen bersejarah yang harus dirayakan dengan suka cita dalam batas-batas kewajaran.
"Kami mengajak semua pihak untuk menjadikan puncak perayaan ini sebagai bukti bahwa Bandung adalah kota juara yang dewasa dan bertanggung jawab," pungkasnya.
Sementara itu, pemain Persib mengimbau Bobotoh tetap tertib dan menjaga keamanan saat merayakan gelar juara. Terutama saat puncak konvoi Persib juara pada Minggu 25 Mei 2025 mendatang.
Baca Juga: Perjalanan PSIS: Pekan I Keok hingga Jadi Tim Pertama Terdegradasi
“Kita sebagai warga Bandung harus bisa jadi tuan rumah yang baik. Banyak orang dari luar kota akan datang, jadi kita harus sambut dengan nyaman dan aman. Ini bukan cuma soal pertandingan, tapi juga soal menunjukkan wajah ramahnya Jawa Barat," kata Beckham.
Pemain yang menggunakan nomor punggung 7 ini mengingatkan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif di tengah antusiasme masyarakat yang tinggi.
“Semua kalangan akan turun ke jalan, bukan cuma anak muda. Ada anak kecil, kakek-nenek, jadi kita harus saling jaga. Jangan sampai ada yang dirugikan karena keluarga pasti menunggu di rumah," jelasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Perjalanan PSIS: Pekan I Keok hingga Jadi Tim Pertama Terdegradasi
-
PSIS Resmi Degradasi, Bruno Silva: Ketidakadilan Padaku Dibayar Lunas
-
Selamat Datang Shyane Pattynama! Dianggap Cocok Bela 3 Klub Liga 1 Ini
-
Arema FC Minta Maaf Aremania Lempar Batu ke Bus Persik Kediri
-
Kronologis Suporter Lempar Batu Bus Persik Kediri usai Arema FC Dibantai 3-0
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!