Suara.com - Gelandang timnas Indonesia, Thom Haye menceitakan kegugupan yang dihadapinya ketika hendak melamar sang istri Bibe Cheriva.
Thom Haye sebelumnya membagikan kabar bahagia ketika melamar Bibie Cheriva, Jumat (9/5/2025) di Amsterdam, Belanda.
Ternyata di balik momen tersebut, ada cerita menarik yang terjadi karena pemain berjuluk Professor ini gugup setenah mati.
"Minggu lalu kita pergi untuk dua malam di hote terkenal di Amsterdam. Secara langsung saya melamarnya di sungai Amsterdam," ucap Thom Haye dikutip dari siniar Youtube miliknya The Haye Way.
"Saya memberi kejutan bahwa ingin menikanya dan dia mengatakan ya. Dia tidak menyangka kejutan itu," imbuhnya.
Awalnya gelandang 30 tahun ini sedikit takut ketika melamar sang kekasih, tapi beruntung semua berjalan lancar.
"Saya sedikit taku dia sudah menemukan tambatan hati sebelum saya, tapi semuanya berjalan lancar, jadi itu saat yang istimewa," kata Thom Haye.
"Kami berdua kadang suka bercanda. Misalnya bulan lalu dia membuat candaan dengan bertanya apakah kakiku sakit jika tidak memintanya menikahinya, tapi setelah saya berkata kepadanya akhirnya saya pulih dari penyakit kaki saya," beber gelandang timnas Indonesia.
Thom Haye pun menceritakan perasaannya sangat gugup ketika hendak melamar sang kekasih.
Baca Juga: Memahami Maksud Thom Haye Samakan Persib dengan Timnas Indonesia
Bahkan ada waktu 20 sampai 30 menit, dirinya cuma terdiam sebelum memberikan cincin.
"Pada awalnya biasa saja, kemudian benar-benar gugup dua jam sebelum menyatakan itu. Kemudian ketika harus memberikan cincin di jarinya seketika saya langsung nervous," ujar Thom Haye.
"Lalu kita pergi untuk perjalanan kapal meyusuri sungai Amsterdam yang indah, tapi setelah 20-30 menit dia bertanya apakah saya baik-baik saja? Kenapa diam saja? Saya hanya mencoba untuk tenang meski sangat gugup," jelas The Professor.
Beruntung semuanya berjalan lancar dan momen lamaran itu sangat indah bagi Thom Haye dan Bibe Cheriva.
Sebelumnya momen Thom Haye itu diunggah via Instagram pribadi gelandang timnas Indonesia tersebut.
"Dia mengatakan ya," tulis pemain berjuluk Professor ini di keterangan postingannya.
Berita Terkait
-
Reaksi Dean James Gagal Permalukan Eliano Reijnders di Derbi Pemain Keturunan Indonesia
-
3 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Tersisih dari Eropa, Shayne Pattynama Berikutnya?
-
Padahal Erick Thohir dan Gianni Infantino Akrab, Sudah Berapa Kali Indonesia Disanksi FIFA?
-
Mees Hilgers Berpihak ke Timnas Indonesia: Belanda Kalah Gila!
-
Profil Serginho, Gelandang Serang Naturalisasi Baru China untuk Lawan Timnas Indonesia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
-
Wangi Pastry Hangat! Ini 5 Parfum Lokal Aroma Butter yang Creamy dan Gurih
-
Ngeri! Macan Kumbang Nyelonong Masuk Permukiman di Batang, Ternak Warga Jadi Korban
-
Cegah Anggota Dewan 'Joget-Joget' Lagi, Musik Sidang Tahunan MPR 2026 Diatur Ulang
-
Temukan 36 Selongsong Peluru, Komanas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru
-
Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden
-
Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi