Akan tetapi, jika melihat komposisi Timnas Indonesia pada Maret lalu, Elkan Baggott lebih layak dipertahankan dan Asnawi dicoret dari skuad.
Alasan pertama tentu karena menumpuknya bek sayap kanan di Timnas Indonesia. Pada Maret lalu, tercatat ada tiga pemain untuk pos itu, yakni Kevin Diks, Sandy Walsh, dan Eliano Reijnders.
Alasan kedua soal stok bek tengah kiri Timnas Indonesia. Pada Maret lalu, hanya ada nama Justin Hubner yang berposisi asli sebagai bek tengah kiri dan Calvin Verdonk yang dipaksa bermain di pos itu.
Mengingat tak banyak bek tengah dominan kaki kiri di Timnas Indonesia, maka Elkan Baggott bisa menjadi opsi bersama Justin Hubner di pos bek tengah kiri dalam formasi tiga bek.
Selain itu, postur Elkan Baggott yang menjulang bisa menjadi senjata bagi Timnas Indonesia saat menghadapi China dan Jepang.
Apalagi jika berkaca pada Piala Asia 2023 lalu, di mana Elkan Baggott berkontribusi besar terhadap gol Timnas Indonesia lewat Sandy Walsh ke gawang Jepang.
Meski begitu, keputusan soal pemain yang dicoret sepenuhnya ada di tangan Patrick Kluivert. Alhasil, menarik untuk menantikan siapa saja pemain yang akan dipanggilnya untuk Juni mendatang.
(Felix Indra Jaya)
Baca Juga: Gabung Buriram United, Ini 3 Kerugian yang Bisa Menimpa Shayne Pattynama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil