Rapat itu digelar untuk memastikan kelancaran dan keamanan pertandingan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh PSS Fans atas antusiasme yang luar biasa. Kami memahami besarnya keinginan suporter untuk mendukung langsung tim kebanggaan saat menghadapi Persija," papar Rangga Rudwino.
Sebagai langkah antisipatif, PSS juga memberlakukan sejumlah persyaratan pembelian tiket, terutama untuk mencegah kehadiran suporter tim tamu.
"Kami akan kembali menerapkan kebijakan pembelian tiket hanya bagi pemilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sleman. Selain itu, calon pembeli juga harus memiliki riwayat pembelian tiket pada dua laga kandang terakhir dan satu akun hanya dapat membeli satu tiket. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondusivitas pertandingan," terangnya.
PSS akan untuk pertama kalinya membuka tiket difabel. Sebagai awal, PSS akan membuka tiket difabel di sosial media dengan cara mengisi google form.
"PSS juga akan pertama kalinya membuka tiket untuk difabel. Nanti kami akan memberikan undangan khusus kepada teman-teman yang terpilih setelah mengisi google form di sosial media kami. Nantinya, pendamping juga akan kami fasilitasi sebanyak satu tiket," urainya.
Mengakhiri pernyataannya, Rangga menyampaikan permohonan maaf atas ketentuan-ketentuan yang mungkin menyulitkan sebagian PSS Fans. Namun, langkah ini diambil demi kelancaran dan keamanan bersama.
"Kami mohon maaf atas kebijakan yang mungkin kurang menyenangkan. Namun, semua ini demi kenyamanan dan keamanan bersama. Semoga pertandingan nanti berjalan lancar dan PSS Sleman mampu meraih poin penuh," tutupnya.
Baca Juga: Almere Degradasi, Thom Haye Pilih Persija atau Persib Bandung?
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit