Suara.com - Pasca cedera panjangnya berakhir, bomber Persib Bandung Dimas Drajad mengaku siap comeback ke Timnas Indonesia jika memang dibutuhkan Pelatih Patrick Kluivert.
Akan tetapi, untuk saat ini mantan penyerang Persikabo itu ingin fokus dahulu bersama Persib yang tinggal menyisakan satu pertandingan lagi di Liga 1 2024/2025.
Dimas Drajad memang sudah pulih dari cedera panjang dan ia baru tampil di dua laga bersama dengan Maung Bandung.
Terbaru, Dimas Drajad diturunkan pelatih Bojan Hodak saat Persib ditahan imbang Persita Tangerang 2-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (16/5/2025).
Dimas Drajad tampil dari bangku cadangan pada menit ke-73, menggantikan Adam Alis.
Ini adalah penampilan kedua Dimas di musim ini, meski diketahui sebelum cedera, sang pemain begitu mematikan di lini depan.
“Mungkin, pertama saya ucapkan terima kasih kepada suporter dan pelatih yang telah menurunkan saya di babak kedua,” kata Dimas Drajad dalam konferensi pers usai pertandingan.
Dimas Drajad akan berusaha keras supaya lebih dipercaya Bojan Hodak tampil terutama di laga terakhir melawan Persis Solo.
Laga tersebut sangat penting untuk bisa mengembalikan sentuhannya sebagai seorang striker, terlebih itu adalah partai di mana Maung Bandung bakal angkat trofi Liga 1 musim ini.
Baca Juga: Makin Tersingkir, Striker Timnas Indonesia Era STY Buka Suara Soal 11 Pemain Asing di Liga 1
Selain itu, Dimas mengaku ingin comeback ke Timnas Indonesia.
Namun, ia sadar hal tersebut tidak mudah butuh kerja keras, oleh karenanya Dimas akan fokus dahulu dan tampil sebaik mungkin bersama dengan Maung Bandung.
“Saya pikir saya akan bekerja keras di latihan karena mau tidak mau, saya harus siap untuk berlatih,” kata striker berbandrol Rp3,91 M itu
“Supaya saya bisa dipanggil ke Timnas Indonesia. Yang terpenting, saya fokus terlebih dahulu di Persib, tuturnya.
Dimas Drajad memang sempat menjadi langganan Timnas Indonesia di era kepelatihan Shin Tae-yong.
Meski begitu, ia juga jarang mendapatkan kesempatan buat bermain sebagai starter.
Namanya, mulai tersingkir dari Timnas Indonesia menyusul cedera yang dialaminya.
Tentu, Dimas Drajad harus bekerja lebih keras lagi saat ini jika mau dilirik oleh Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert karena persaingannya begitu sengit.
Di posisi depan, ada sejumlah nama langganan Timnas Indonesia yang harus 'dikalahkan' Dimas Drajad seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, Ramadhan Sananta, sampai dengan Hokky Caraka.
Terdekat, Timnas Indonesia akan berlaga dalam lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni mendatang.
Skuad Garuda terlebih dahulu akan menghadapi China dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Lima hari setelahnya atau tepatnya pada 10 Juni, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Jepang di laga pamungkas Grup C turnamen tersebut.
Timnas Indonesia saat ini menduduki posisi empat klasemen sementara Grup C dengan perolehan 9 poin.
Skuad Garuda, masih punya peluang lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dengan catatan finis sebagai runner up klasemen akhir Grup C, namun berat karena harus bergantung dengan hasil pertandingan lain.
Di atas Timnas Indonesia ada Arab Saudi dengan koleksi 10 poin, kemudian di posisi kedua diisi Australia yang mengemas 13 poin.
Target paling ideal untuk Timnas Indonesia adalah incar posisi tiga atau bertahan buat menjaga peluang melangkah ke babak kualifikasi ronde keempat.
Namun, ini juga tidak mudah karena di bawah Timnas Indonesia ada Bahrain dan China yang juga incar posisi tersebut, sehingga hasil positif penting didapat terutama saat bersua China.
Berita Terkait
-
Makin Tersingkir, Striker Timnas Indonesia Era STY Buka Suara Soal 11 Pemain Asing di Liga 1
-
Dewi Fortuna di Sisi Timnas Indonesia: Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
3 Sinyal Kuatkan Elkan Baggott Dipanggil Patrick Kluivert
-
Alhamdulillah Kabar Bagus dari Kevin Diks Buat Patrick Kluivert, Kurangi Pusing Lawan China
-
Performa Anjlok, Awal Tahun 2025 Tak Bersahabat dengan Trio Pemain Belakang Indonesia
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
-
Dulu Ditunggu-tunggu, Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Ole Romeny?
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions