"Ya, ini merupakan implementasi dari perubahan aturan AFC. Mereka sedang mencoba menyelaraskan kompetisi di Asia, dan Liga 1 juga harus beradaptasi," ujar Hodak.
Juru taktik asal Kroasia itu tak menampik bahwa kehadiran lebih banyak pemain asing akan membuat persaingan memperebutkan tempat di starting eleven semakin ketat.
Ia menilai kondisi ini justru menjadi tantangan besar bagi pemain lokal yang ingin bersaing di level tertinggi.
"Kalau pemain lokal ingin tetap bersaing dan masuk dalam skuad utama, maka kualitas mereka, baik dalam latihan maupun pertandingan, harus meningkat secara signifikan," jelas Hodak.
Keuangan Klub
Namun wacana penambahan kuota pemain asing juga menjadi tantangan yang cukup berat bagi manajemen klub.
Anggaran belanja pemain dipastikan membengkak, mengingat harga pemain asing lebih tinggi dibandingkan lokal.
Bukan tak mungkin, masalah finansial bakal menghantui klub-klub jika tidak siap dalam hal pendanaan.
PSIS Semarang bisa menjadi contoh nyata. Tim Laskar Mahesa Jenar dikabarkan menunggak gaji pemain hingga berbulan-bulan.
Baca Juga: Klasemen BRI Liga 1 Pekan ke-33: Persis Solo dan Madura United Selamat dari Degradasi
Akibat masalah finansial itu, sejumlah pemain asing memilih mundur dari skuad PSIS Semarang.
Kapten PSIS Semarang, Septian David Maulana, akhirnya menjelaskan secara terbuka apabila gajinya memang sudah tidak lancar sejak Januari 2025. Bahkan, sampai saat ini, upahnya untuk bulan itu masih belum dibayar lunas.
Sejak saat itu, Septian David tak lagi menerima gaji pada bulan berikutnya, yakni Februari, Maret, hingga April 2025. Menurut pemain asal Semarang itu, setiap pemain mengalami tunggakan gaji yang bervariasi antara satu dengan lainnya.
"Untuk masalah gaji, yang pasti memang ada keterlambatan, tetapi kami tidak tahu berapa bulan keterlambatan dari setiap pemain, karena kondisinya berbeda-beda,” kata Septian David Maulana kepada suporter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Baru Juara Premier League, Arsenal Langsung Tancap Gas Siapkan Transfer Gila-gilaan
-
Panas! Roy Keane Sebut Bruno Fernandes Cuma Keledai yang Merasa Singa
-
Luciano Spalletti Ingin Mohamed Salah ke Juventus, Duit Arab Jadi Ancaman Besar
-
Sama-sama Pakai Sistem 3 Bek, Apa yang Membedakan Taktik John Herdman dan STY di Timnas Indonesia?
-
Keuntungan Timnas Indonesia Tanpa Pemain Abroad di Piala AFF, John Herdman Kasih Bocoran
-
Membaca Strategi De la Fuente, Timnas Spanyol Akan Main Bertahan di Piala Dunia 2026?
-
Peta Kekuatan Grup F Piala Dunia 2026, Timnas Belanda Dikepung 3 Kuda Hitam
-
Wonderkids Piala Dunia 2026, Warren Zaire-Emery Motor Serangan Timnas Prancis yang Lagi Panas
-
Wawancara Julian Alvarez Ambisi Timnas Argentina Juara Dunia Lagi: Ini Piala Dunia Terakhir Messi
-
Memahami Kenapa Tuchel Jadi 'Anti-Southgate' Soal Pemilihan Skuad Inggris di Piala Dunia 2026