Mereka bergabung dengan Malaysia Premier League (kasta kedua Liga Malaysia) pada musim 2005/06.
Namun, kiprah di Negeri Jiran hanya bertahan dua musim karena konflik internal di federasi sepak bola Brunei yang mengakibatkan keluarnya mereka dari kompetisi tersebut.
Petualangan lintas negara berlanjut. DPMM FC kemudian tampil di Liga Super Singapura mulai 2009. Sayangnya, FIFA sempat membekukan federasi Brunei Darussalam pada 2010 hingga 2011, memaksa DPMM absen dari kompetisi.
Setelah sanksi dicabut, mereka kembali berpartisipasi di Liga Singapura mulai 2012 dan mencatat prestasi membanggakan.
Klub ini dua kali menjuarai Liga Singapura (2015 dan 2019), serta tiga kali mengangkat trofi Piala Liga Singapura (2009, 2012, 2014).
DPMM sempat pulang ke Brunei dan kembali berkompetisi di liga domestik pada 2021 dan 2022. Mereka berhasil menjuarai Brunei FA Cup 2022, lalu kembali hijrah ke Liga Singapura pada musim 2023.
Kini, setelah hampir dua dekade, DPMM FC akan kembali meramaikan Liga Super Malaysia pada musim 2025/26.
Ini akan menjadi musim pertama mereka di kompetisi tersebut sejak terakhir kali tampil pada 2007, ketika finis di peringkat ke-10.
Secara keseluruhan, DPMM FC merupakan klub lintas negara yang punya reputasi unik sebagai “klub keliling” Asia Tenggara.
Baca Juga: Datangkan Ramadhan Sananta, Klub Kaya Raya Ini Singgung Persija Jakarta
Selain tampil di beberapa liga domestik, mereka juga sempat mencicipi kompetisi antar-klub kawasan dan mencapai semifinal ASEAN Club Championship pada 2005 — pencapaian terbaik mereka di kancah kontinental.
Langkah Ramadhan Sananta ke DPMM FC bukan hanya soal petualangan baru, tapi juga membuka kemungkinan besar untuk mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia yang bersinar di liga asing melalui klub yang punya latar belakang sangat tidak biasa.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Karier Unik Ramadhan Sananta: Orang Indonesia Gabung Klub Brunei, Mainnya di Liga Malaysia
-
Perbandingan Persija Jakarta vs DPMM FC, Ramadhan Sananta Pilih Klub Brunei Darussalam
-
Perkiraan Gaji yang Diterima Ramadhan Sananta di DPMM FC, Lebih Tinggi dari Tawaran Persija?
-
Alasan Klub Brunei Darussalam DPMM FC Rekrut Ramadhan Sananta!
-
Statistik DPMM FC Klub Brunei Darussalam yang Naksir Ramadhan Sananta
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam