Suara.com - Langkah mengejutkan diambil striker muda timnas Indonesia, Ramadhan Sananta. Di usianya yang baru 22 tahun, ia memilih jalur tak biasa dengan bergabung ke klub asal Brunei Darussalam, Duli Pengiran Muda Mahkota Football Club (DPMM FC), untuk tampil di Liga Super Malaysia musim 2025/2026.
Meski berasal dari Brunei, DPMM FC memang dikenal sebagai klub yang kerap berkompetisi lintas negara.
Setelah beberapa musim terakhir bermain di Liga Singapura, musim depan DPMM FC memastikan diri kembali meramaikan persaingan Liga Malaysia.
Situasi ini membuka peluang besar bagi Sananta mencatatkan jejak unik sebagai pemain Indonesia yang memperkuat klub Brunei, namun tampil di kompetisi Negeri Jiran.
Menurut pernyataan resmi DPMM FC, Sananta sempat dilirik beberapa tim elite di Indonesia, termasuk Persija Jakarta. Namun, sang striker memilih DPMM sebagai destinasi utama.
“Ramadhan mendapat tawaran dari sejumlah tim besar Indonesia, tetapi pilihannya sejak awal adalah DPMM FC,” tulis pernyataan resmi klub asal Bandar Seri Begawan tersebut.
Keputusan ini membuat Sananta menjadi pemain ASEAN utama yang direkrut DPMM untuk menghadapi musim baru di Malaysia, yang dijadwalkan dimulai sekitar pertengahan Agustus 2025. Ia dijadwalkan bergabung dengan skuad pada 21 Mei bersama keluarganya.
Langkah DPMM FC kembali ke Liga Malaysia menandai berakhirnya penantian panjang selama 17 tahun. Terakhir kali klub ini tampil di Liga Malaysia adalah pada musim 2007, dengan hasil akhir di peringkat ke-10.
Meski berasal dari Brunei, DPMM punya sejarah panjang sebagai “klub keliling” yang kerap berganti kompetisi. Mereka pernah sukses di Liga Brunei, sempat menjadi penantang serius di Liga Malaysia, dan meraih prestasi di Liga Singapura.
Baca Juga: Alasan Klub Brunei Darussalam DPMM FC Rekrut Ramadhan Sananta!
Di kompetisi saat ini, DPMM masih berlaga di Liga Singapura dan menempati posisi keenam klasemen dengan 41 poin.
Klub ini juga tengah berjuang di semifinal Piala Singapura, dengan dua leg menghadapi Lion City Sailors yang akan berlangsung pada 21 dan 27 Mei mendatang.
Setelah semua kompetisi musim ini selesai, DPMM akan mulai bersiap untuk Liga Super Malaysia mulai awal Juli.
Sebelum mengambil keputusan hijrah, Ramadhan Sananta membela Persis Solo di Liga 1 Indonesia. Ia tampil cukup impresif meski timnya berjuang di papan bawah.
Sananta mencatatkan lima gol dan dua assist yang berkontribusi besar menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari zona degradasi.
Persis kini berada di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 36 poin, menyisakan satu laga terakhir melawan sang juara, Persib Bandung, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Profil Singkat DPMM FC: Klub Milik Kerajaan Brunei
DPMM FC merupakan klub milik Pangeran Mahkota Brunei, Al-Muhtadee Billah. Klub ini awalnya didirikan sebagai tim universitas pada 1994 sebelum resmi menjadi klub profesional pada 2000.
Mereka menguasai kompetisi domestik Brunei dengan menjuarai Liga Premier Brunei dan beberapa gelar lain pada awal 2000-an.
Pada 2005, DPMM membuat keputusan besar dengan bergabung ke Liga Malaysia, bahkan sempat promosi ke kasta tertinggi—Liga Super Malaysia. Namun, mereka kemudian berpindah ke Liga Singapura (S.League) pada 2009.
Sayangnya, akibat sanksi FIFA kepada asosiasi sepak bola Brunei karena campur tangan pemerintah, DPMM sempat dilarang tampil di kompetisi internasional.
Setelah larangan itu dicabut, klub kembali bersinar di S.League dan menjuarai liga pada 2015.
Pertandingan kandang DPMM digelar di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah yang memiliki kapasitas 30.000 penonton, termasuk area khusus untuk keluarga kerajaan dan tamu VIP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?