Suara.com - Mengupas statistik DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam yang dilaporkan tertarik memboyong penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta.
Rumor Ramadhan Sananta diminati oleh raksasa Brunei Darussalam itu dihembuskan oleh akun Instagram @theaseanfootball.
Dalam unggahannya, DPMM FC itu disebutkan tengah melakukan negosiasi dengan Persis Solo selaku klub yang menaungi penyerang berusia 22 tahun itu.
Ketertarikan DPMM FC terhadap Ramadhan Sananta tak lepas dari kebutuhannya untuk mengisi kuota ASEAN jelang bertarung di Liga Super Malaysia pada musim 2025/2026 mendatang.
Tim berjuluk The Brunei Warriors itu bahkan dilaporkan hampir menutup kesepakatan ini dan siap menyambut Ramadhan Sananta di musim panas 2025.
Kabar ini pun lantas menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Banyak yang mendukung agar Ramadhan Sananta menerima tawaran itu agar bermain Abroad.
Meski begitu, ada pula beberapa pecinta sepak bola Tanah Air yang merasa eks penyerang PSM Makassar itu Abroad ke negara lainnya, ketimbang bermain bersama DPMM FC di Liga Super Malaysia.
Terlepas dari opini yang datang dar pecinta sepak bola Tanah Air itu, menarik untuk membahas soal DPMM FC, terutama mengenai statistiknya. Apakah cocok jadi pelabuhan baru Ramadhan Sananta?
Cocok Jadi Klub Baru Ramadhan Sananta?
Baca Juga: Simon Tahamata Resmi Gabung Timnas Indonesia, PSSI Minta Tunggu Pengumuman Resmi
Sebagai informasi, DPMM FC memang berstatus klub Brunei Darussalam. Namun klub ini lebih banyak mengikuti kompetisi di negara ASEAN lainnya seperti Singapura dan Malaysia.
Saat pertama kali berdiri, DPMM FC bermain di kompetisi Brunei Darussalam sejak 1996 hingga 2004. Namun per musim 2025, The Brunei Warriors bermain di Malaysia Premier League atau kasta kedua.
Setelahnya, DPMM FC sempat bermain di Liga Singapura pada 2009. Perjalanan klub ini di luar negeri pun sempat terhenti karena Asosiasi Sepak Bola Brunei mendapat sanksi dari FIFA.
Namun per musim 2012, DPMM FC kembali berlaga di Singapura. Dalam perjalanannya ini, The Brunei Warriors sempat mencoba berlaga di Malaysia dan juga mengikuti kompetisi Indonesia.
Namun pada akhirnya, DPMM FC bisa mengikuti kompetisi di Singapura dan bertahan hingga musim 2024/2025 ini.
Per musim 2025/2026 mendatang, DPMM FC dikabarkan akan meninggalkan Singapura dan berlaga di Malaysia Super League atau Liga Super Malaysia.
Karenanya, DPMM FC berniat mendatangkan Ramadhan Sananta untuk mengisi kuota ASEAN guna bertarung di Liga Super Malaysia 2025/2026.
Lantas bagaimana statistiknya? Di Liga Primer Singapura 2024/2025, DPMM FC saat ini tertahan di peringkat ke-6 klasemen dari 9 tim yang ada.
Dari 31 pertandingan yang telah dimainkan, DPMM FC tercatat berhasil meraih 11 kemenangan, 8 hasil imbang, 12 kekalahan, dengan mencetak 51 gol dan kebobolan 59 gol.
Jika dibedah lebih dalam, DPMM FC rata-rata mencetak 1,6 gol per laga dengan konversi tembakan berbuah gol sebesar 13 persen dan rata-rata 12,3 tembakan per laga.
Dengan konversi tembakan berbuah gol yang jauh dari kata memuaskan itu, tak mengherankan jika DPMM FC tertarik memboyong Ramadhan Sananta yang terkenal andal di muka gawang.
Meski terkesan melempem di Liga Primer Singapura, DPMM FC punya catatan apik di Piala Singapura 2024/2025 usai menembus babak semifinal.
Di babak semifinal ini, DPMM FC akan menghadapi Lion City Sailors selaku kampiun Liga Primer Singapura 2024/2025.
Di Piala Singapura 2024/2025, DPMM FC punya catatan yang apik dengan mencetak 8 gol dari 5 pertandingan atau rata-rata 1,6 gol per laga.
Dengan kualitas yang dimiliki DPMM FC di Liga Singapura dan Piala Singapura musim ini, Ramadhan Sananta bisa saja menunjukkan kembali ketajamannya di Liga Super Malaysia pada musim depan.
Terlebih, DPMM FC akan memberinya kesempatan untuk merasakan kompetisi di Malaysia yang bisa membantu perkembangannya seperti yang dirasakan Bambang Pamungkas dan Elie Aiboy.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?