Suara.com - Gelandang Dewa United, Ricky Kambuaya punya kemampuan unik yang membuat tetap masuk skuad Timnas Indonesia baik di era Shin Tae-yong maupun kini Patrick Kluivert.
Mau siapa pun pelatih Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya hampir selalu masuk Skuad Garuda sejak menjalani debutnya dengan Tim Merah Putih pada 8 Oktober 2021.
Meski belum sepenuhnya bisa mendapat posisi utama di Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya menjadi langganan Shin Tae-yong hingga kini Patrick Kluivert.
Lantas, apa sih yang membuat Ricky Kambuaya begitu disukai Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert?
Bersama Dewa United di Liga 1 2024/2025, Kambuaya membukukan 25 penampilan dengan perolehan dua gol dan enam assist.
Gaya bermainnya bersama Dewa United menjadi salah satu alasan Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong menyukainya.
Yang menjadi perhatian adalah beberapa gol dan assist yang dibuat Ricky krusial untuk tim berjuluk Banten Warriors tersebut.
Pemain berusia 29 tahun itu bisa dikatakan adalah roh permainan di lini tengah karena jadi penghubung antara lini belakang dan depan.
Selain itu, Kambuaya juga jadi pemain yang mampu menjaga tempo permainan sekaligus menciptakan peluang dari ruang-ruang sempit.
Baca Juga: Erick Thohir Melongok Ada Kabar Mengejutkan Sebelum Laga Timnas Indonesia vs China, Apa Itu?
Kombinasinya dengan Alexis Messidoro, Hugo Gomes, hingga Egy Maulana Vikri membuat lini depan Dewa United menjadi mengerikan.
Kambuaya adalah tipe gelandang serba bisa karena memiliki visi permainan yang tajam, daya jelajah tinggi, dan teknik olah bola mumpuni.
Ia juga piawai melakukan trivela yang merupakan teknik menendang bola dengan sisi luar kaki yang menghasilkan efek melengkung unik.
Trivela milik Kambuaya kerap digunakan baik untuk umpan silang mematikan maupun membelah pertahanan lawan secara vertikal.
Keahlian langka ini pernah ditunjukkannya Ricky Kambuaya ketika Timnas Indonesia menghadapi Bahrain pada 25 Maret 2025.
Sejak pertama kali berseragam Timnas Indonesia, gelandang kelahiran Sorong, Papua ini telah mencatatkan 38 penampilan dengan catatan lima gol dan enam assist.
Hanya saja belakangan, ia kerap disimpan di bangku cadangan Skuad Garuda karena kalah bersaing dengan pemain-pemain keturunan seperti Thom Haye dan Ivar Jenner.
Ricky Kambuaya menjadi salah satu dari 32 pemain Timnas Indonesia untuk laga Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia menghadapi akan melawan China terlebih dahulu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada 5 Juni 2025.
Selain itu, Kambuaya dan kawan-kawan juga akan menyambangi Stadion Suita City, Suita untuk menantang Jepang pada 10 Juni 2025.
Saat ini Timnas Indonesia menempati peringkat keempat dalam klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Tim Merah Putih yang mengoleksi 9 poin ada di bawah Jepang yang sudah dipastikan mendapat tiket ke Piala Dunia 2026 dengan koleksi 20 poin.
Di bawah Jepang ada Australia yang total sudah mengumpulkan 13 poin di mana posisinya masih belum aman, karena bisa digeser Arab Saudi di peringkat ketiga dengan 10 poin.
Timnas Indonesia juga bisa finis di posisi kedua asalkan bisa mengalahkan China dan Jepang, dengan catatan Australia serta Arab Saudi mendapat hasil negatif di dua laga sisa.
Di bawah Timnas Indonesia masih ada Bahrain dan China mengancam di mana keduanya mengemas 6 poin.
Berita Terkait
-
Nominasi Pemain Terbaik BRI Liga 1, Egy Maulana Vikri Dikepung Legiun Asing
-
Mengenal DPMM FC, Klub Unik yang Jadi Pelabuhan Baru Ramadhan Sananta
-
Timnas Indonesia Laris Manis, Kini Diajak Tanding Pemegang 2 Trofi Piala Dunia
-
Bawahan Erick Thohir Bongkar Alasan Elkan Baggott Tolak Bela Timnas Indonesia karena Masalah Ini
-
Ragnar Oratmangoen Ternyata Tolak Gabung Timnas Indonesia, PSSI: Dia Sampaikan ke Kita
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026