Meski menyayangkan kepergian Nick Kuipers, namun Philip menganggap ini sesuatu yang wajar dalam sepakbola. Sehingga, dia berharap siapapun yang datang menggantikan Nick Kuipers, pemain tersebut harus memiliki kualitas minimal sama atau lebih bagus.
"Kalau harapan semoga kedepannya untuk pemain pengganti Nick, bisa lebih baik kualitasnya diatas Nick," harapnya.
Pengalaman Nick Kuipers 6 Tahun di Indonesia
Nick Kuipers sempat berbagi pengalaman bermain di Liga Indonesia sejak 2019 kepada media Belanda. Banyak cerita disampaikan penggawa Maung Bandung itu.
Salah satu yang menarik ialah cerita Nick Kuipers yang menyebut ada perbedaan besar antara suporter bola di Indonesia dan Belanda.
Menurut Nick Kuipers, orang-orang di Indonesia benar-benar hidup untuk sepak bola. Hal ini yang kemudian membuatnya terpacu bermain baik bersama Persib demi meraih hasil positif.
"Orang-orang di sini benar-benar hidup untuk sepak bola. Jika Anda menang, Anda adalah pahlawan dan jika tidak, Anda tidak dapat melakukan apapun," kata Nick kepada Voetbalzone.
Nick Kuipers kemudian menjelaskan momen saat Persib sukses menjadi juara BRI Liga 1 musim lalu. Nick mengaku tidak menyangka mendapat sambutan yang begitu meraih dari bobotoh--sebutan pendukung Persib.
"Gelar juara musim lalu. Sejak kami datang ke Bandung, kami mendapat sambutan luar biasa. Itu sungguh gila. Seluruh kota penuh orang, seperti karnaval, tapi dengan warna biru dan putih," jelasnya.
Baca Juga: Nick Kuipers Resmi Tinggalkan Persib, Lanjut Karier ke Eropa atau Persija?
"Kami pawai ke tengah kota dan kami benar-benar tak tahu harus ke mana. Kami benar-benar terjebak di antara para pendukung yang bernyanyi dan melomat. Itu benar-benar hal terindah yang saya alami," tambahnya.
Meski begitu, Nick Kuipers juga merasakan momen pahit selama tinggal di Indonesia. Ia mengaku saat pandemi Corono melanda, kondisi menjadi tidak jelas dan Nick Kuipers harus bisa bertahan.
Ia juga menjelaskan bagaimana suporter di Indonesia memperlakukannya bak bintang besar. Selalu ada orang yang ingin berfoto dengannya.
"Ke mana pun kami pergi, selalu ada suporter. Awalnya semua orang ingin berfoto dengan Anda. Butuh beberapa waktu untuk membiasakan diri dengan hal seperti itu di sini,"
"Sangat menyenangkan bahwa hal ini tidak terjadi di mana pun di dunia, tetapi ketika Anda kembali ke Belanda, Anda kembali menjalani kehidupan yang normal lagi," ungkap Nick Kuipers.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Nick Kuipers Resmi Tinggalkan Persib, Lanjut Karier ke Eropa atau Persija?
-
Bojan Hodak: Saddil Ramdani Pemain Bagus Kan?
-
Mirip Rencana PT LIB, Nasib 'Tragis' Son Heung-min Usai Juara Liga Europa
-
Peringkat Liga 1 Terjun Bebas! PSSI dan PT LIB Punya Solusi Apa?
-
Piala Liga 1 Akan Mejeng di Rooftop Gedung Sate, Ini Rute Konvoi Persib Juara
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi