Dilansir dari unggahan resmi akun X Serie A berbahasa Inggris @SerieA_EN, Sabtu, Scott McTominay menjadi pemain terbaik setelah berkontribusi atas gelar Liga Italia keempat Napoli sepanjang sejarah.
epanjang musim, pemain asal Skotlandia tersebut tampil dalam 34 pertandingan untuk Napoli dan mampu menorehkan 12 gol serta enam assist dari total 2.941 menit bermain pada Liga Italia.
Pada unggahan tersebut juga diumumkan para pemain terbaik Liga Italia untuk kategori lain, yakni penyerang Atalanta Mateo Retegui sebagai Penyerang Terbaik, Tijjani Reijnders (AC Milan/Gelandang Terbaik), Alessandro Bastoni (Inter Milan/Bek Terbaik), Mile Svilar (AS Roma/Kiper), dan Nico Paz (Como/Pemain Muda Terbaik).
Retegui mengawinkan penghargaan Penyerang Terbaik Liga Italia dengan gelar Capocannoniere atau pemain tersubur kompetisi setelah berhasil mencatatkan 25 gol dari 35 penampilan untuk Atalanta.
Selanjutnya Reijnders didapuk sebagai Gelandang Terbaik Liga Italia setelah tampil sebanyak 36 pertandingan dan menyumbangkan 10 gol serta empat assist bagi AC Milan.
Bek Terbaik Liga Italia jadi gelar milik Bastoni yang menorehkan 33 penampilan serta menyumbangkan satu gol dan lima assist dari 2.421 menit bermain, sekaligus mengantarkan Inter Milan di posisi kedua klasemen.
Sementara itu, gelar Kiper Terbaik Liga Italia didapatkan oleh penjaga gawang AS Roma Mile Svilar yang tampil sebanyak 37 pertandingan dan berhasil mencatatkan torehan 15 kali nirbobol atau clean sheets.
Gelar Pemain Muda Terbaik Liga Italia didapatkan oleh gelandang tim promosi Como Nico Paz yang pada musim ini tampil sebanyak 35 pertandingan dan menyumbangkan enam gol serta sembilan assist dari total 2.695 menit bermain.
Berikut daftar pemain terbaik Liga Italia musim 2024/25:
Baca Juga: Napoli Scudetto, Antonio Conte: Ini Tantangan Paling Menggairahkan
Pemain terbaik - Scott McTominay (Napoli/Skotlandia)
Penyerang terbaik - Mateo Retegui (Atalanta/Italia)
Gelandang terbaik - Tijjani Reijnders (AC Milan/Belanda)
Bek terbaik - Alessandro Bastoni (Inter Milan/Italia)
Kiper terbaik - Mile Svilar (AS Roma/Kroasia)
Pemain muda (U-23) terbaik - Nico Paz (Como/Spanyol).
Berita Terkait
-
Napoli Scudetto, Antonio Conte: Ini Tantangan Paling Menggairahkan
-
Gagal Juara Liga Europa, Manchester United PHK Massal
-
Indonesia Ikut Andil dalam Penentuan Gelar Juara Liga Italia Malam Ini, Napoli atau Inter?
-
Resmi! Bek Liga Inggris 1,85 Meter Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini
-
Harapan Pupus! Ada 2 Alasan Kekalahan MU dari Spurs Kali Ini Terasa Jauh Lebih Menyakitkan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan