"Sebelum final Liga Europa tengah pekan lalu, manajemen klub sebenarnya sudah memiliki rencana A dan rencana B terkait masalah finansial," tulis laporan media Inggris tersebut seperti dikutip Suara.com
"United telah berusaha untuk mengecilkan dampak finansial akibat krisis yang menimpa sepanjang musim ini ditambah dengan perfomance klub yang buruk,"
Namun kondisi ini semakin parah pasca kekalahan United di Liga Europa. Uang tunai yang diprediksi akan didapat jika juara tak mampu diraih.
Sementara itu laporan dari Daily Mail menyebutkan bahwa manajeman klub terpaksa harus memecat 200 orang demi memangkas pengeluaran.
Keputusan ini tak lepas dari perjalanan musim depan Manchester United.
Red Devils tidak akan bermain di kompetisi musim depan. Praktis sejumlah sponsor dikabarkan melakukan pemotongan dana.
Selain itu, laporan keuangan klub sepanjang musim ini juga merosot tajam. Penurunan ini sebenarnya sudah terjadi di beberapa musim ke belakang.
Rumor yang beredar, PHK massal yang dilakukan manajemen United menyasar ke sejumlah divisi, staf hingga pekerja di Stadion Old Traford.
Beberapa bulan sebelum final Liga Europa, Sir Jim menjelaskan Manchester United dalam periode perubahan besar-besaran. Sir Jim tak mengelak bagaimana kondisi keuangan klub di kondisi tidak bagus.
Baca Juga: 30 Juta Euro yang Bikin MU Nyesel! Scott McTominay Kini Legenda Napoli
"Kami sedang mengalami kesulitan keuangan. Manchester United akan kehabisan uang pada akhir tahun ini, setelah saya menginvestasikan 300 juta dollar AS," kata Sir Jim seperti dilansir dari BBC Sport.
Sir Jim Ratcliffe seperti dilansir dari The Guardian memutuskan untuk melakukan penghematan di sejumlah sektor pengeluaran. Klub kaya raya seperti Manchester United terpaksa menutup kantin staff hingga menghapus jatah makan siang gratis.
Pemain Buangan Bersinar
Manchester United seolah dikutuk. Bagaimana tidak, pemain-pemain yang mereka tendang dari Old Trafford justru bersinar bersama klub barunya.
Antony El Gasing misalnya, dibuang ke Real Betis justru menjelma jadi pemain paling penting.
Kerap dicemooh publik Old Trafford saat bermain di Manchester United, Antony bersinar di LaLiga Spanyol.
Teranyar ia mencetak gol untuk Betis di pekan terakhir saat melawan Valencia.
Antony dan rekan-rekannya menutup musim dengan koleksi 60 poin dan memastikan satu tiket ke Liga Europa musim depan.
Yang paling menyesakkan tentu saja cerita dari Scott McTominay dan Romelu Lukaku.
Kedua pemain ini jadi sosok penting bagi Napoli yang meraih gelar Scudetto Serie A Italia 2024/2025.
Khusus McTominay, gelandang Skotlandia itu bahkan menyabet gelar pemain terbaik Serie A Italia 2024/2025.
Di kota Naples, sosok McTominay begitu dihormati oleh warga lokal. Warga di Naples bahkan kini memanggilnya dengan sebutan 'McFratm'
Panggilan itu gabungan dari namanya dan kata 'fratm' yang dalam bahasa penduduk lokal setempat memiliki arti, saudara laki-lakiku.
Sejak tiba di Serie A Italia di musim panas 2024, McTominay menjelam dari pemain gagal di Manchester United menjadi bintang di Napoli.
Pelatih Antonio Conte tahu betul bagaimana memanfaatkan pemain berusia 28 tahun tersebut.
"Ia jadi pemain yang lengkap di bawah asuhan Conte. Jadi gelandang box to box, jenderal lapangan tengah, jago duel di udara dan tangguh dalam bertahan," sebut ESPN.
Duetnya dengan eks Manchester United, Romelu Lukaku jadikan Napoli begitu berbahaya. Lukaku mencetak 14 gol dan 10 asisst di musim ini.
Jika digabungkan dengan kontribusi McTominay, duo eks Liga Inggris ini mencetak 26 gol dan 14 assist untuk Napoli di Serie A Italia 2024/2025.
Perjalanan emas yang dijalani Antony, McTominay dan Lukaku jadi penutup menyesakkan bagi Manchester United musim ini.
Berita Terkait
-
30 Juta Euro yang Bikin MU Nyesel! Scott McTominay Kini Legenda Napoli
-
Napoli Scudetto, Antonio Conte: Ini Tantangan Paling Menggairahkan
-
Gagal Juara Liga Europa, Manchester United PHK Massal
-
Pekan Terakhir Liga Inggris 2024/2025: Liverpool Angkat Piala di Anfield
-
Indonesia Ikut Andil dalam Penentuan Gelar Juara Liga Italia Malam Ini, Napoli atau Inter?
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas