De Visser bukan hanya merekrut pemain, ia membangun masa depan klub-klub besar seperti PSV Eindhoven dan Chelsea dengan mata tajamnya dalam menilai potensi.
Kini, peran serupa diemban oleh Simon Tahamata untuk timnas Indonesia.
Sosok berdarah Maluku-Belanda ini ditunjuk sebagai pemandu bakat timnas Indonesia dengan tanggung jawab besar demi menemukan pemain-pemain berkualitas, baik dari dalam negeri maupun diaspora Indonesia di luar negeri, terutama di Eropa.
Penunjukan ini bukan tanpa alasan karena Simon Tahamata memiliki rekam jejak panjang sebagai pelatih akademi sejak 1996, bekerja di klub-klub ternama seperti Ajax Amsterdam, Standard Liège, hingga Al Ahli.
Pengalamannya dalam membina pemain muda membuatnya dipercaya untuk menjadi jembatan antara talenta diaspora dan kebutuhan tim nasional.
Tak hanya untuk tim senior, Simon Tahamata juga akan terlibat dalam program usia muda, bekerja sama dengan sosok-sosok ternama seperti Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg, dan Nova Arianto.
PSSI berharap, dengan kehadiran Tahamata, sistem scouting nasional bisa lebih terstruktur dan efektif.
Ia diharapkan mampu mengidentifikasi dan merekomendasikan pemain-pemain yang layak masuk dalam proyek besar timnas Indonesia menuju level kompetisi yang lebih tinggi, termasuk pentas Asia dan dunia.
Dengan dedikasi dan pengalaman panjangnya, Simon Tahamata diharapkan bisa mengikuti jejak De Visser menjadi mata yang tajam bagi masa depan sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Tetap Dipanggil, Takefusa Kubo Emban Misi Khusus Jelang Lawan Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Ada Pemain Berstatus Kriminal di Skuat Jepang, Timnas Indonesia Menang WO?
-
Kelebihan dan Kekurangan 6 Penyerang Timnas Indonesia, Siapa Layak Starter Lawan China?
-
Striker Paling Tajam Milik China Berpotensi Absen Hadapi Timnas Indonesia
-
Calvin Verdonk Ceritakan Musim Ini Tidak Berjalan Normal
-
Guru Patrick Kluivert Bongkar Sisi Lain Simon Tahamata: Dia Orang...
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas