Suara.com - Pemain timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengungkapkan bahwa dirinya bisa hengkang dari NEC Nijmegen.
Calvin Verdonk sudah bergabung dengan NEC Nijmegen sejak 2022 lalu.
Bek 28 tahun tersebut sempat mengutarakan ingin hengkang, tapi memilih untuk teken kontrak baru.
Maka dari itu, masa bakti Calvin Verdonk dengan NEC Nijmegen masih tersisa sampai Juni 2028 mendatang.
Meski begitu, kini usai Eredivisie Belanda berakhir, pemain keturunan Aceh ini mengatakan bahwa dirinya terbuka untuk pergi.
"Jika ada peluang yang cukup menarik dan memungkinkan saya untuk melangkah maju, saya akan terbuka untuk itu," ucap Calvin Verdonk dikutip dari Omroep GLD.
"Ketertarikan itu ada, tapi saat ini bukan sesuatu yang akan membuat saya meninggalkan NEC," sambungnya.
Calvin Verdonk melanjutkan bahwa dirinya akan memutuskan pindah dari NEC Nijmegen jika mendapatkan tawaran atau gaji yang lebih besar.
Pemain 28 tahun tersebut blak-blakan dirinya bisa mendapatkan banyak uang ditempat lain.
Baca Juga: Guru Patrick Kluivert Bongkar Sisi Lain Simon Tahamata: Dia Orang...
"Saya tidak punya alasan untuk mengelih di sini dengan kontrak yang bagus," ucap Calvin Verdonk.
"Tapi mungkin saya bisa mendapatkan banyak uang di tempat lain, maka masuk akal jika Anda mengambil langkah itu di usia seperti saya," katanya lagi.
Calvin Verdonk menjelaskan bahwa NEC Nijmegen juga siap jika ada klub yang ingin meminang pemainnya.
"NEC juga siap untuk berpikir bersama, mungkin kami akan mendapatkan keuntungan dari itu," jelas pemain keturunan Aceh ini.
"Kami telah memperlakukan satu sama lain dengan baik selama bertahun-tahun. Saya juga tidak pernah bersikap sulit (untuk klub)," sambungnya lagi.
Selama berseragam NEC Nijmegen, Calvin Verdonk telah menjadi andalan.
Berita Terkait
-
Jadi Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Berapa Gaji Simon Tahamata?
-
Ada Pemain Berstatus Kriminal di Skuat Jepang, Timnas Indonesia Menang WO?
-
Kelebihan dan Kekurangan 6 Penyerang Timnas Indonesia, Siapa Layak Starter Lawan China?
-
Striker Paling Tajam Milik China Berpotensi Absen Hadapi Timnas Indonesia
-
Calvin Verdonk Ceritakan Musim Ini Tidak Berjalan Normal
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia