Suara.com - Partai hidup mati akan berlangsung di Stadion GBK pada 5 Juni 2025 antara Timnas Indonesia vs China.
Pertandingan lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 diprediksi akan berlangsung ketat dengan tensi tinggi.
Pasalnya kedua tim sama-sama mengincar kemenangan. Namun jelang pertandingan melawan Timnas Inonesia, rasa pesimistis justru hantui skuat besutan Branko Ivankovic.
Sejumlah media di China banyak menuliskan laporan bahwa kans tim nasional mereka untuk menang di GBK terasa sangat sulit.
Salah satu media China, jfdaily seperti dilansir Suara.com, Sabtu (24/5) menguraikan kondisi tim nasional China memang tidak bagus jelang berangkat ke Jakarta.
"Hidup tergantung pada seutas benang. Jika mereka tidak mengalahkan Indonesia, mereka akan tersingkir," ulas media China tersebut.
Masih dari sumber yang sama, skuat China berada di kondisi sulit di dua laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pelatih Branko Ivankovic diminta publik China untuk bisa bertanggung jawab atas hasil buruk selama ini.
Selain itu, pelatih Kroasia itu juga dituntut untuk meningkatkan moral seluruh pemain yang drop, serta menyatukan tim.
Baca Juga: Tampang Kriminal Pemain Jepang yang Bakal Melawan Timnas Indonesia
"Pada saat yang sama, China memiliki kelemahan dari sisi teknis permainan bertahan. Kuncinya tidak kehilangan bola dan berharap pada keajaiban," sambung media China itu.
Meski rasa pesimistis jelas terasa pada artikel media China itu, publik negeri Tirai Bambu itu berharap anak asuh Ivakovic tidak mengenal kata menyerah sebelum laga berakhir.
Menghadapi Timnas Indonesia yang menurut mereka levelnya meningkat pasca dibela pemain keturunan, China tidak bisa lagi memainkan taktik dan pola yang sama.
Keharusan mencetak gol lebih banyak ke gawang Timnas Indonesia harus dilakukan, demi memangkas kekalahan agregat gol dengan tim Garuda.
"Yang lebih fatal, selisih gol Indonesia saat itu -6, melampaui China dengan -13. Itu artinya kalaupun kedua tim sama-sama memiliki poin 12, China akan tetap tersingkir karena kalah selisih gol,"
Sebelumnya diberitakan federasi sepak bola China akan mengambil dua langkah jika kalah dari Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Tampang Kriminal Pemain Jepang yang Bakal Melawan Timnas Indonesia
-
Blak-blakan Bisa Pergi dari NEC Nijmegen, Calvin Verdonk: Bisa Dapat Banyak Uang di Tempat Lain
-
Jadi Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Berapa Gaji Simon Tahamata?
-
Ada Pemain Berstatus Kriminal di Skuat Jepang, Timnas Indonesia Menang WO?
-
Kelebihan dan Kekurangan 6 Penyerang Timnas Indonesia, Siapa Layak Starter Lawan China?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United