Suara.com - Ditunjuknya Simon Tahamata sebagai Head of Scouting untuk Timnas Indonesia bisa membuka babak baru dalam perburuan talenta diaspora.
Sosok legendaris keturunan Maluku yang pernah bersinar di Ajax dan Standard Liège ini punya jaringan luas di Eropa, khususnya Belanda.
Seperti diketahui, negara ini dikenal menyimpan banyak darah keturunan Indonesia dalam sistem sepak bolanya dan telah banyak pemain keturunan yang kini bermain di Timnas Indonesia.
Dengan pengalaman dan kedekatannya dengan para pemain muda, Tahamata diharapkan bisa membuka pintu bagi generasi baru untuk membela Garuda.
Hadirnya Tahamata, peluang untuk mendekati dan meyakinkan para pemain muda keturunan agar membela Garuda kini terbuka lebih lebar.
1. Tristan Gooijer (PEC Zwolle)
Lahir tahun 2004, Tristan merupakan salah satu produk akademi Ajax yang paling menjanjikan di lini belakang.
Ia tampil reguler bersama Jong Ajax di Eerste Divisie dan dikenal sebagai bek yang tenang, kuat duel, serta mampu memulai serangan dari bawah.
Tristan memiliki darah Indonesia dari ibunya. Dengan kehadiran Simon Tahamata yang punya koneksi kuat di Ajax, jalur komunikasi ke Gooijer bisa lebih terbuka dan personal.
Baca Juga: Pemain Keturunan Tinggalkan Indonesia, Sampaikan Pesan Menyentuh
Di musim 2024/25 ini, Tristan dipinjamkan ke PEC Zwolle. Sayangnya ia mengalami cedera lutut di awal musim sehingga hanya mencatatkan satu penampilan.
2. Pascal Struijk (Leeds United)
Pernah menjadi bagian dari Ajax U-19 selama dua tahun, Pascal Struijk bisa menjadi pemain keturunan berikutnya yang dibawa Simon Tahamata.
Sudah lama Struijk dikaitkan dengan Timnas Indonesia, tapi bek Leeds United tersebut sempat mengungkapkan ingin fokus menembus Timnas Belanda.
Dengan hadirnya Simon, Struijk bisa saja mengganti rencananya dan membuka peluang membela Timnas Indonesia.
3. Miliano Jonathans (FC Utrecht)
Tag
Berita Terkait
-
Thom Haye Tegaskan Ingin Balas Dendam Lawan China
-
FIFA ke Jakarta saat Timnas Indonesia Otw Bali, Ada Apa?
-
Momen Pelatih Timnas Indonesia Jadi Pahlawan Ajax Amsterdam di Final Liga Champions
-
Bek Kanan Numpuk, Siapa Pantas Starter di Timnas Indonesia vs China?
-
Here We Go! Pemain Keturunan Indonesia Makin Dekat Setim dengan Erling Haaland
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga