Suara.com - Perjalanan karier yang dihadapi oleh gelandang Napoli, Scott McTominay, memperlihatkan fase naik turun yang dramatis. Setelah sempat jadi pesakitan di Manchester United, dia kini malah jadi Pemain Terbaik Serie A 2024/2025.
Ya, Scott McTominay menjadi salah satu aktor kunci di balik keberhasilan Napoli menyegel puncak klasemen akhir sekaligus merengkuh gelar juara Serie A 2024/2025 pada pertandingan terakhir pekan ke-38.
Dalam giornata terakhir itu, Napoli sukses menumbangkan Cagliari dengan skor 2-0. Dua gol tuan rumah pada pertandingan pamungkas ini dicetak oleh Scott McTominay (42’) serta Romelu Lukaku (51’).
Berkat kemenangan itu, Scott McTominay dkk sukses mengamankan puncak klasemen Serie A 2024/2025 dengan koleksi 82 poin. Mereka hanya unggul satu poin dari Inter Milan yang menempel di peringkat kedua.
Kesuksesan ini tentu menjadi pencapaian yang amat spesial bagi Scott McTominay. Sebab, pada musim pertamanya di Liga Italia, dia langsung sukses meraih gelar juara sekaligus menjadi Pemain Terbaik Serie A 2024/2025.
Langsung Jadi Andalan
Scott McTominay langsung menjadi pemain yang krusial sejak didatangkan Napoli dari Manchester United pada akhir Agustus 2024 lalu. Dia diboyong dengan mahar yang fantastis, yakni sebesar 30,5 juta euro.
Namun, kontribusinya langsung berdampak untuk Napoli. Gelandang berusia 28 tahun itu nyaris tak pernah absen di Serie A 2024/2025. Dia tercatat mengukir 34 kali penampilan. Dari semua itu, hanya satu kali saja dia tak turun sebagai starter.
Meski berposisi sebagai gelandang, pemain Timnas Skotlandia itu tetap produktif memberikan sumbangsih. Sebab, sepanjang Serie A 2024/2025, Scott McTominay tercatat menghasilkan 12 gol serta enam assist.
Baca Juga: Manchester United Hancur Lebur: Gagal Total, Kehabisan Uang, Pemain Buangan Bersinar
Dengan kata lain, catatan itu menempatkan McTominay sebagai penyumbang gol sekaligus assist terbanyak kedua. Dia hanya kalah dari mantan rekan setimnya di Man United, Romelu Lukaku, yang mencetak 14 gol dan 10 assist.
Sempat Jadi Cadangan
Catatan impresif yang diukir Scott McTominay ini memang cukup membanggakan jika mengacu performanya bersama Manchester United pada musim sebelumnya yang kurang bisa tampil konsisten di Liga Inggris.
Iya, memang kala itu dia mampu tampil sebanyak 32 kali di Premier League dengan koleksi tujuh gol dan satu assist. Akan tetapi, Scott tidak selalu menjadi andalan Erik ten Hag di lini tengah Setan Merah.
Dari semua penampilan itu, dia turun sebagai starter sebanyak 18 kali. Dia juga beberapa kali dicadangkan oleh ten Hag karena kalah saing dengan gelandang lainnya semacam Casemiro atau Kobbie Mainoo.
Itulah mengapa pencapaian Scott McTominay bersama Napoli terasa begitu luar biasa. Dari seorang pemain yang kerap dipertanyakan kontribusinya di Manchester United, kini ia menjelma menjadi salah satu sosok kunci dalam keberhasilan Napoli menaklukkan Serie A.
Berita Terkait
-
Manchester United Hancur Lebur: Gagal Total, Kehabisan Uang, Pemain Buangan Bersinar
-
30 Juta Euro yang Bikin MU Nyesel! Scott McTominay Kini Legenda Napoli
-
Napoli Scudetto, Antonio Conte: Ini Tantangan Paling Menggairahkan
-
Gagal Juara Liga Europa, Manchester United PHK Massal
-
Indonesia Ikut Andil dalam Penentuan Gelar Juara Liga Italia Malam Ini, Napoli atau Inter?
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Persib Susah Payah Bungkam Bali United, Frans Putros: Yang Penting Menang!
-
Klasemen Liga Inggris usai Manchester City Lumat Chelsea, Arsenal Tertekan!
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam