Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga krusial lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Skuad Garuda bakal menjamu China di Jakarta (5 Juni) dan melawat ke Jepang, lima hari berselang.
Kemenangan atas China memastikan Timnas Indonesia mengunci posisi empat besar, sekaligus membuka peluang untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026.
Untuk itu, kelompok suporter La Grande Indonesia mengatakan bakal memberikan hadiah kepada Patrick Kluivert.
Syaratnya, sosok asal Belanda itu hanya perlu memberikan kemenangan jika namanya ingin dijadikan chant oleh suporter tim Garuda.
Hal serupa juga pernah dialami pelatih Timnas Indonesia, sebelumnya Shin Tae-yong.
Sebelum diberhentikan pada awal Januari, nama Shin Tae-yong selalu diteriakkan berulang-ulang "Shin Tae-yong, Shin Tae-yong, Shin Tae-yong" setelah pertandingan, baik menang, imbang, atau kalah.
Kluivert yang menggantikan pelatih asal Korea Selatan itu belum mendapatkan chant itu meski ia mendapatkan satu kemenangan dalam dua laga pertamanya pada Maret.
"Sebagai suporter simple. Kalau mau suporter percaya, kasih kemenangan aja. Karena suporter itu yang paling setia untuk dukung klub atau timnas. Pelatih kita tahu, selama 10 tahun berapa kali ganti pelatih sih (di timnas Indonesia)," kata Divisi Media La Grande Indonesia Ilham Sukrai pada podcast Redaksi Olahraga yang tayang di YouTube ANTARA TV dilansir Minggu (25/5/2025).
Baca Juga: Diklaim Gabung Buriram United, Shayne Pattynama Ungkap Fakta Mengejutkan
Ketika ditanya kapan chant itu akan diberikan kepada Kluivert, Ilham mengatakan tidak tahu karena hal tersebut keluar secara spontan.
Di sisi lain, suporter timnas sudah memberikan chant kepada striker baru, Ole Romeny, dengan "Ole, Ole, Ole, Ole, Ole, Ole", setelah dia mencetak dua gol dalam dua laga pertamanya.
"Shin Tae-yong juga kan dapat nyanyian seperti itu spontan aja, gak diniatin. Kalau misal mau kita nyanyiin itu juga spontan juga kok, itu gak bisa ditanya kapan. Kasih aja kemenangan. Nanti kita kasih lagunya yang cocok," jelas Ilham.
Lebih lanjut, Ilham juga menjelaskan maksud pernyataan La Grande pada awal kedatangan Kluivert. Pada 8 Januari, La Grande membuat pernyataan bahwa, "Bagi kami, sudah tidak ada lagi proses kami ingin kamu membawa kami langsung ke Piala Dunia 2026 yang artinya harus menjadi runner-up di kualifikasi putaran ke-3".
"Sebenarnya logikanya kalau kita ganti pelatih itu targetnya lebih tinggi. Makanya La Grande itu menekan pada Kluivert untuk lolos langsung," kata Ilham menjelaskan pernyataan tersebut.
Sementara itu, kini peluang Indonesia untuk lolos langsung tipis karena selisih empat poin dari Australia yang menghuni posisi kedua dengan maksimal enam poin dalam dua laga tersisa.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United