Suara.com - Akhirnya ada perwakilan Persib Bandung sang juara Liga 1 2024/2025 di Timnas Indonesia setelah Pelatih Patrick Kluivert memanggil Beckham Putra usai buang Septian Bagaskara.
Ini diumumkan langsung Patrick Kluivert di sosial media Instagram Timnas Indonesia, Senin (26/5/2025).
Disebutkan Beckham Putra dipanggil ke Timnas Indonesia untuk menggantikan Septian Bagaskara, penyerang Dewa United yang mengalami cedera.
Hadirnya Beckham tentu membuat Persib kini memiliki perwakilan di Timnas Indonesia.
Sebelumnya, pecinta sepak bola Tanah Air banyak yang heran mengapa Persib Bandung yang merupakan juara Liga 1 2024/2025 tidak punya perwakilan di Timnas Indonesia.
"Karena Septian Bagaskara tidak ikut karena cedera, jadi saya memanggil Beckham Putra dari tim juara Persib Bandung," kata Patrick Kluivert dilansir dari kanal YouTube Timnas Indonesia.
"Saya senang menyambutnya di Timnas, posisi yang dia mainkan adalah posisi yang sangat krusial, dan dia bisa main sangat biak di antara lini, dia menunjukkan bahwa dia mampu melakukan hal luar biasa dan saya rasa dia pantas mendapatkan kesempatan untuk membuktikan diri di level tertinggi," jelasnya.
Seperti kita ketahui Timnas Indonesia sedang dipersiapkan untuk menghadapi laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Skuad Garuda terlebih dahulu akan menjamu China dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Baca Juga: Viral Rumput Stadion GBLA hingga Jaring Gawang Dijarah, Persib: Jangan Rusak Rumah Sendiri
Kemudian pada 10 Juni atau lima hari setelahnya, Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan tandang melawan Jepang.
Sebanyak 32 pemain dipanggil, termasuk yang terbaru adalah Beckham Putra akan mengikuti pemusatan latihan dan berjuang memperebutkan posisi utama.
Nama-nama seperti Maarten Paes, Jay Idzes, Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Ricky Kambuaya, Thom Haye, Egy Maulana Vikri, Kevin Diks, hingga Ole Romeny masih menghiasi skuad.
Kluivert juga kembali memanggil Asnawi Mangkualam Bahar, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, hingga Stefano Lilipaly yang sempat terpinggirkan dari skuad Merah Putih.
Meski begitu, ada juga pemain yang dicoret karena kondisi kesehatan tidak bagus seperti Ragnar Oratmangoen dan Septian Bagaskara.
Selain itu, Maarten Paes dan Marselino Ferdinan tak bisa dimainkan saat Timnas Indonesia menghadapi China, yang membuat Pelatih Patrick Kluivert harus putar otak cari penggantinya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Review Drama No Tail to Tell, Kisah Asmara Atlet Sepak Bola dan Gumiho Gen Z
-
Tak Sekadar Pamer Produk, ADVAN Ajak Pengunjung Karnaval Gadget Jogja Coba Langsung
-
Guncang Jakarta! Bintang Padel Dunia Lucas Bergamini Takjub dengan Antusiasme Pemain Indonesia
-
Terapkan Sistem Skor Baru BWF, UNS dan UII Berjaya di Campus League Badminton Semarang 2026
-
432 Atlet Siap Berangkat, Tim Indonesia Day Bakar Semangat Kontingen Jelang Asian Games 2026
-
Masjid Al-Alawi Banjarmlati, Sokoguru Penjaga Jejak Arsitektur Jawa Kediri
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2: Jam Tangan Pintar Premium dengan Baterai 800 mAh, Harga Rp10 Jutaan
-
Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Waspada Kabut Asap, Padang Hujan Disertai Petir
-
5 Fakta Aturan Kuota Internet Dilarang Hangus, Operator Wajib Sediakan Refund
-
Review Film 27 Steps of May: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Trauma