Suara.com - Legenda Timnas Indonesia Bambang Pamungkas mengatakan inilah saatnya tim Merah Putih meraih juara Piala AFF, karena dihuni banyak pemain-pemain berkualitas.
Seperti diketahui, skuad Garuda memang belum sekalipun mengangkat trofi di kejuaraan bergengsi antartim se-Asia Tenggara tersebut, padahal sudah lima kali berlaga di final.
Bambang Pamungkas menjelaskan kans Timnas Indonesia menjadi juara sangat besar untuk edisi terdekat karena banyak pemain-pemain berkualitas.
Apalagi jika skuad Garuda dihuni pemain-pemain keturunan di mana tentunya bisa meningkatkan kualitas tim besutan Patrick Kluivert.
Sebab, Timnas Indonesia dihuni pemain-pemain keturunan sedang berjuang di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
"Ya, sekarang, saya pikir kita punya tim yang sangat bagus," kata Bambang Pamungkas saat acara launching Piala AFF 2026 di Karawang, Senin (26/5/2025).
"Sejujurnya, saya pikir sekarang adalah waktunya, untuk perjalanan panjang sampai akhir, bahwa kita akan memenangkan kejuaraan," jelas pesepakbola yang pernah membela Selangor FC tersebut.
Lebih lanjut, lelaki yang akrab disapa Bepe itu yakin Timnas Indonesia akan mencoba menjadi juara andai ada kesempatan.
"Jadi saya pikir semua orang juga percaya bahwa jika negara kita bisa menjadi juara turnamen ini, kita akan ambil kesempatan itu," tutupnya.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Piala AFF 2026 Akan Menggunakan Wajah Baru
Timnas Indonesia mencatat final pertamanya pada edisi 2000 yang digelar di Thailand.
Di bawah asuhan pelatih Nandar Iskandar, tim Merah Putih tampil impresif di fase grup dan semifinal.
Namun di laga final Piala AFF 2000, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor tipis 1-4.
Timnas Indonesia kembali mencapai final saat menjadi tuan rumah bersama Singapura.
Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, skuad asuhan Ivan Kolev bermain imbang 2-2 melawan Thailand hingga waktu normal dan tambahan waktu berakhir.
Sayangnya, pada babak adu penalti, Indonesia kalah 2-4 dan kembali gagal meraih trofi.
Tahun 2010 menjadi salah satu edisi paling dikenang pecinta sepak bola Tanah Air, karena ada harapan besar juara, tetapi gagal.
Di bawah arahan pelatih asal Austria, Alfred Riedl, dan diperkuat nama-nama seperti Bambang Pamungkas, Cristian Gonzáles, Firman Utina, dan Okto Maniani, Indonesia tampil superior di fase grup hingga semifinal.
Namun di final leg pertama di Kuala Lumpur, Timnas Indonesia secara mengejutkan kalah 0-3 dari Malaysia.
Meskipun menang 2-1 di leg kedua di Jakarta, agregat 2-4 membuat Indonesia harus puas sebagai runner up lagi.
Pada edisi 2016, Indonesia yang saat itu baru lepas dari sanksi FIFA tampil tanpa beban, justru berhasil sampai laga puncak.
Di bawah pelatih Alfred Riedl, skuad Garuda secara mengejutkan lolos hingga final meski banyak pemain berstatus debutan dalam laga itu.
Timnas Indonesia sempat unggul 2-1 atas Thailand di leg pertama final di Bogor, tapi kalah 0-2 di leg kedua di Bangkok, Thailand.
Agregat 2-3 mengubur harapan Timnas Indonesia menjadi juara untuk pertama kalinya.
Pandemi Covid-19 membuat Piala AFF 2020 baru digelar pada Desember 2021 dengan format terpusat di Singapura.
Timnas yang diasuh pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, mengandalkan skuad muda seperti Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman, dan Pratama Arhan.
Timnas Indonesia kembali melaju ke final setelah mengalahkan Singapura secara dramatis di semifinal.
Namun di partai puncak, Thailand yang tampil solid menghentikan laju Garuda dengan agregat telak 2-6 (leg 1: 0-4, leg 2: 2-2).
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS! Piala AFF 2026 Akan Menggunakan Wajah Baru
-
Profil Israel Canales, Pelatih Timnas Honduras U-17 Lawan Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
-
Bakal Dihadapi Indonesia, Ini 3 Pemain Timnas Brasil U-17 di BRI Liga 1
-
Piala Dunia U-17: Indonesia Berada Satu Grup dengan Mantan Juara, Brazil
-
Perbandingan Nova Arianto vs Dudu Patetuci, Jelang Duel Indonesia vs Brasil di Piala Dunia U-17 2025
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam