Suara.com - Bali United mulai cuci gudang dalam persiapan menghadapi Liga 1 2025/2026.
Terbaru, dua pemain asing Elias Dolah dan Mitsuru Maruoka meninggalkan tim berjulukan Serdadu Tridatu tersebut.
Keduanya hengkang karena sepakat tidak memperpanjang kontrak bersama Serdadu Tridatu.
"Bali United adalah klub yang luar biasa," kata Elias Dolah melansir ANTARA, Selasa (27/5/2025).
Pemain yang menjaga lini belakang itu berharap mantan klubnya itu akan menjadi klub yang lebih besar pada musim mendatang.
Selama dua musim bersama Serdadu Tridatu pada 2023/2024 dan 2024/2025, pemain asal Thailand itu sudah berlaga sebanyak 59 kali dan mencetak dua gol di Liga 1 Indonesia.
Selain itu, ia juga tampil di ajang Piala Presiden, Kualifikasi AFC, AFC Cup dan Championship Series Liga dengan sukses mencetak dua gol lainnya.
Pemain dengan tinggi 193 centimeter itu total sudah menjalani 71 pertandingan bersama Bali United.
Selain Elias, Mitsuru Maruoka asal Jepang juga pamit dari Bali United.
Baca Juga: BRI Liga 1: Persebaya Takluk saat Jamu Bali United, Terlalu Banyak Blunder?
Gelandang tengah asal Jepang bergabung dengan Serdadu Tridatu sejak Juni 2024.
Mantan pemain klub Jerman, Borussia Dortmund itu sudah menjalani 25 kali pertandingan dengan mengoleksi dua gol.
Sementara itu, CEO Bali United Yabes Tanuri mengucapkan terima kasih atas kontribusi kedua pemain itu selama membela klub.
"Kami tentu ucapkan terima kasih atas perjuangan satu musim terakhir dan berharap yang terbaik untuk perjalanan karier berikutnya," ucapnya.
Sebelumnya, kiper Adilson Maringa juga sudah memutuskan mengakhiri kontrak.
Diberitakan sebelumnya, Bali United secara resmi mengumumkan nama pelatih kepala baru yang akan menakhodai tim dalam menghadapi musim kompetisi BRI Liga 1 yang akan datang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim