Bola / Bola Indonesia
Rabu, 28 Mei 2025 | 20:02 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-20 Dony Tri Pamungkas berusaha melewati pemain Timnas Timor Leste U-20 dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia U-20 grup F di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (27/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Mulai dari perpanjangan kontrak pemain, membidik pemain-pemain anyar, hingga tentunya menyusun strategi komersial untuk menopang stabilitas tim.

Persija juga sudah mengumumkan melepas sejumlah pemain, bahkan beberapa diantaranya adalah penggawa kunci.

Mereka adalah Ondrej Kudela (Ceko), Maciej Gajos (Polandia), Ramon Bueno (Spanyol), Pablo Andrade (Brazil), Syahrian Abimanyu, Muhammad Ferarri, dan Resky Fandi.

Selain itu, ada lagi Marko Simic dan Firza Andika.

Persija juga sudah mengumumkan pelatih anyar yaitu Mauricio Souza, mantan juru taktik MU alias Madura United.

Target Persija Meleset

Seperti diketahui, Persija harus puas mengakhiri Liga 1 2024/2025 di posisi tujuh klasemen akhir, posisi yang tidak diinginkan Macan Kemayoran.

secara keseluruhan Persija mengemas 51 poin dari 14 kali kemenangan, sembilan seri, dan 11 hasil imbang.

Pada awalnya, manajemen Persija menargetkan Persija finis di posisi keempat klasemen akhir, tetapi gagal.

Baca Juga: Manajemen Persija Jakarta Lempar Beban Berat untuk Mauricio Souza

Di tengah Jalan, Persija juga melepas Pelatih Carlos Pena yang kabarnya segera merapat ke Persita Tangerang.

Pengganti sementara Pena saat itu adalah asisten pelatih yaitu Ricky Nelson, yang dipercaya memimpin tim hingga akhir musim.

Namun, hasil yang didapat tak mampu mengangkat posisi Persija sesuai harapan.

Ketidakkonsistenan permainan, cedera pemain kunci, dan minimnya kreativitas lini tengah menjadi beberapa faktor yang disebut-sebut sebagai penyebab utama gagalnya Persija memenuhi target musim lalu.

Dengan hadirnya Mauricio Souza, diharapkan problem-problem tersebut bisa segera ditangani.

Mauricio dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan taktik yang fleksibel dan berani memberikan kepercayaan kepada pemain muda.

Filosofi permainan menyerang yang ia usung juga dinilai cocok dengan karakter Persija yang dikenal memiliki basis suporter fanatik dan menginginkan permainan atraktif.

Langkah awal Mauricio di tim Ibu Kota akan langsung diuji dalam agenda pramusim yang rencananya digelar pada Juli 2025.

Tak hanya itu, rumor perburuan pemain asing berkualitas juga semakin santer terdengar, seiring kebutuhan memperkuat sektor-sektor vital seperti bek tengah dan gelandang bertahan.

Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, Mauricio harus bergerak cepat beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami kultur klub, serta membangun chemistry antar pemain.

Musim 2025/2026 menjadi momentum penting bagi Persija, bukan hanya untuk bangkit, tapi juga membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.

Load More