Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk masuk dalam radar pelatih tim nasional Belgia, Rudi Garcia untuk persiapan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Belgia dijadwalkan akan melakoni pertandingan melawan Makedonia Utara dan Wales pada Juni nanti. Pascal Struijk disebut-sebut jadi pemain yang akan dipanggil oleh Rudi Garcia.
Menurut laporan media Belgia, voetbal24.be sepert dilansir Suara.com, Sabtu (31/5), Pascal Struijk menjadi pemain yang dirayu oleh Rudi Garcia agar mau membela Red Devils--julukan tim nasional Belgia.
"Anda akan melihat dua pemain dengan kewarganegaraan ganda akan ikuti praseleksi pada bulan Juni," kata Rudi Garcia.
"Atau mungki hanya satu (pemain), karena ada satu pemain yang belum bisa saya panggil. Ia berasal dari Belgia, tapi belum memiliki paspor. Tapi kami ingin ia bersama kami," sambung eks pelatih AS Roma itu.
Lantas siapa dua pemain yang dimaksud oleh Rudi Garcia?
Media Belgia menyebut bahwa dua pemain itu ialah Pascal Struijk dan Adrien Truffert. Nama terakhir memiliki keturunan Prancis.
Selain dua nama tersebut, juga muncul nama winger Portugal-Belgia, Diego Moreira yang saat ini bermain untuk Strasbourg.
Meski begitu, besar kemungkinan Pascal Struijk akan disisihkan. Pasalnya, direktur teknik Belgia, Vincent Mannaert lebih ingin agar pemain yang dipanggil Garcia, ialah pemain di sektor depan.
Baca Juga: 5 Pemain Bakal Absen Melawan China di Kualifikasi Piala Dunia, Siapa yang Paling Besar Impactnya?
Pascal Struijk Dirumorkan Bela Timnas Indonesia
Rumor naturalisasi terhadap Pascal Struijk masih jadi sorotan sejumlah media asing. Bek Leeds United itu ramai disebutkan akan membela Timnas Indonesia.
Pascal Struijk yang saat ini berusia 25 tahun merupakan jebolan akademi ADO Den Haag.
Sempat bergabung ke tim U-19 Ajax, Struijk pindah ke Inggris dan gabung ke Leeds United pada 2020.
Pada musim ini, Pascal Struijk telah melakoni 35 pertandingan bersama Leeds United di Divisi Championship.
Sejatinya, Pascal Struijk sudah cukup lama mengakui bahwa ia memang memiliki garis keturunan Indonesia.
Berita Terkait
-
5 Pemain Bakal Absen Melawan China di Kualifikasi Piala Dunia, Siapa yang Paling Besar Impactnya?
-
5 Pemain Timnas Indonesia Dipastikan Menepi di Laga Kontra China, Krisis Akut?
-
Spesial! FIFA Sambut Timnas Indonesia Lawan China: Satu Minggu Lagi
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Kedubes China: Jangan Kasih Uang Tip ke Petugas Imigrasi
-
Timnas China Sewa Orang Pintar Gagalkan Indonesia Lolos Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Bocor! Surat Pemanggilan TC Piala AFF 2026: Eksel Runtukahu Dipanggil Perdana
-
Beda Nasib Pemain Timnas di Inggris: Elkan Baggott Menuju Premier League, Ole Romeny Degradasi?
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Rentetan Cedera Kevin Diks Jadi Sorotan, Pelatih Monchengladbach Soroti Beban Kerja Tinggi
-
Rumor: Klub Raksasa Polandia Tertarik Boyong Dony Tri Pamungkas
-
Arsenal dan Atletico Madrid Bersaing Rekrut Julian Brandt
-
Rahasia Pola Makan Cristiano Ronaldo, Disiplin Tanpa Gula dan Susu
-
Utusan Trump Usul Iran Diganti Italia di Piala Dunia 2026, FIFA: Mereka Pasti Datang
-
Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup