Suara.com - Timnas Indonesia akan hadapi China di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Jelang pertandingan Timnas Indonesia vs China, Kedutaan Besar (Kedubes) China mengeluarkan surat edaran yang berisi untuk para suporter.
Dilansir Suara.com dari Sina, Sabtu (31/5), Kedubes China mengingatkan suporter mereka untuk menolak jika dimintai tip oleh petugas imigrasi Indonesia.
"Kedutaan Besar China di Indonesia baru-baru ini mengeluarkan surat edaran untuk mengingatkan para penggemar agar menyaksikan pertandingan dengan cara yang beradab dan aman, serta mengingatkan mereka untuk menolak tip jika diminta oleh petugas imigrasi," tulis media China tersebut.
Pihak Kedubes China juga memperingatkan suporter mereka untuk menyiapkan bukti jika ada petugas imigrasi yang meminta tips.
Selain soal melarang untuk memberikan uang tip, kedubes China juga memperhatikan sejumlah hal saat tiba di Jakarta.
Salah satunya pihak Kedubes meminta suporter China untuk membeli tiket lewat jalur resmi dan mewaspadai calo serta penipuan.
"Dilarang keras membawa barang terlarang, spanduk atau materi propaganda dengan konten yang menghina,"
"Harap ikuti instruksi staf saat memasuki dan meninggalkan stadion dan jangan bertahan lama di pintu masuk dan keluar untuk menghindari kepadatan dan terinjak-injak,"
Baca Juga: Timnas China Sewa Orang Pintar Gagalkan Indonesia Lolos Piala Dunia 2026
Pihak Kedubes China juga meminta para suporter untuk menyaksikan pertandingan melawan Timnas Indonesia dengan cara beradab dan bersorak tidak memancing keributan.
"Jangan berpartisipasi dalam perilaku yang mengganggu keamanan dan ketertiban stadion, jangan menggunakan bahasa atau gerakan yang menghina, membobol stadion dan berkelahi," sebut Kedubes China.
Kondisi Internal China Jelang Lawan Timnas Indonesia
Kondisi internal China jelang partai hidup mati melawan Timnas Indonesia dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 sedang tidak baik-baik saja.
Timnas Indonesia pada 5 Juni 2025 bertempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan melawan China.
Lima hari kemudian, Timnas Indonesia akan bertandang ke markas Jepang. Pada dua laga ini, pasukan Patrick Kluivert punya kans untuk meraih 1 kemenangan dan 1 imbang.
Sejauh ini, kondisi Timnas Indonesia yang sedang jalani pemusatan latihan alias TC di Bali cukup kondusif.
Hal berbeda justru dialami China. Laporan media China menyebutkan pelatih China, Branko Ivakovic tengah kebingungan.
Branko Ivankovic di detik-detik akhir melawan Timnas Indonesia masih membutuhkan satu pemain tambahan di sektor depan.
Menurut Sohu, hingga Jumat 30 Mei 2025, Ivankovic belum menemukan solusi untuk pemain di lini depan.
"China mencari penyerang darurat selama latihan di Shanghai. Branko Ivankovic sedang bersiap untuk mengubah formasi dan menggunakan penyerang kejutan," ulas media China tersebut.
China memang dalam kondisi buruk di sektor depan. Penyerang andalan mereka yang juga top skor, Wu Lei tidak bisa bergabung akibat cedera.
Sementara penyerang utama lainnya, Zhang Yuning di musim ini pada level klub tengah terpuruk. "Si pemain bahkan meminta untuk dijual," tulis Sohu.
Masih dari sumber yang sama, dengan kondisi seperti ini, pelatih Ivankovic diprediksi akan mencoba eksperimen di taktik dan itu akan membuat pemain kebingungan.
"Pelatih Ivankovic benar-benar telah mendobrak batasan posisi setiap pemain. Ia masih mencari rekan duet yang cocok untuk penyerang Zhang Winning,"
Sejauh ini, Ivankovic telah menyeleksi tiga pemain bertipikal penain sayap yakni Wang Ziming, Wei Shihao dan Wang Weidong.
"Perubahan tim China menyebar di semua posisi. Seorang gelandang bakal ditempatkan jadi penyerang kanan, bek kidal akan ditempatkan di sayap kanan. Tampaknya eksperimen taktik skala besar akan dilakukan,"
Berita Terkait
-
Timnas China Sewa Orang Pintar Gagalkan Indonesia Lolos Piala Dunia 2026
-
Mental Dunia! Patrick Kluivert ke Timnas China: Peluang Bagus untuk Kami Menang
-
Jay Idzes Menuju Inter Milan, Dibanderol dengan Harga Cukup Fantastis
-
Mengintip Kans Asnawi Mangkualam Jadi Starter dalam Duel Indonesia vs. China
-
Patrick Kluivert Sesumbar Hadapi Timnas China yang Terjepit
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Legenda Arsenal Sebut Gianluigi Donnarumma Kiper Lebay dan Norak, Kenapa?
-
Cerita Kiper Keturunan Indonesia di Belanda, Ibadah dan Karier Berjalan Beriringan
-
Timnas Indonesia Terancam Absen Asian Games 2026, Kok Bisa?
-
Sakit Hati Pemain Keturunan Filipina Dibajak, Barcelona Siap Balas Dendam ke PSG
-
Nyali Petinggi Ratchaburi FC Ciut Intip Militansi Bobotoh Jelang Tandang ke Markas Persib Bandung
-
Debut Mengecewakan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, Bojan Hodak Sindir Level Liga 1
-
Pelatih Belanda Sanjung Gaya Main Striker Keturunan Depok Dean Zandbergen, John Herdman Minat?
-
Bojan Hodak Akui Persib Main Jelek, Leg 2 Berat Kalahkan Ratchaburi FC
-
Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak Sampai 2028, Manchester United Gigit Jari