Suara.com - Ipswich Town memberikan 'hadiah' kepada Elkan Baggott usai menolak panggilan Timnas Indonesia.
Nama Elkan Baggott kembali absen dari daftar pemain Timnas Indonesia meski tampil solid di level klub dan dalam kondisi fisik yang prima.
Padahal, Baggott telah mengoleksi 22 caps dan dua gol untuk Timnas Indonesia sejak debutnya pada 2021 silam.
PSSI sendiri belum memberikan pernyataan final soal absennya Elkan di pemanggilan terbaru untuk kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kini setelah menolak panggilan itu, Elkan mendapatkan hadiah dari klubnya. Yakni perpanjangan kontrak selama setahun.
"RESMI : Ipswich Town mengumumkan mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak selama setahun untuk Elkan Baggott," tulis akun @idextratime yang dilansir Suara.com, Selasa (2/6/2025).
Akun Instagram Ipswich Town pun juga menulis pengumuman soal perpanjangan kontrak itu.
"Kami sekarang dapat mengonfirmasikan daftar kami yang tertahan setelah berakhirnya musim2024/25," tulis akun tersebut.
"Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang berangkat atas upaya mereka di Portman Road. Kami berharap yang terbaik untuk mereka di masa depan," tambahnya.
Baca Juga: Pahlawan PSG di Final Liga Champions, Desire Doue Tak Bisa Gusur Rekor Pelatih Timnas Indonesia
Menurut kabar yang beredar, Elkan masih belum ingin menerima panggilan Timnas demi fokus meraih menit bermain reguler di klubnya.
Patrick Kluivert juga menyebut bahwa sang pemain merasa khawatir kehilangan posisinya di tim utama klub jika harus meninggalkan jadwal latihan.
"Dia bilang kalau dia takut kehilangan posisinya di klub," jelas Kluivert menegaskan.
Selain alasan pribadi dari Elkan, Kluivert menyebut ada faktor teknis lain yang memengaruhi keputusan pemanggilan pemain.
Pelatih asal Belanda itu menyatakan bahwa ada beberapa pemain belakang lain yang saat ini tampil lebih baik dan siap diberi kesempatan.
"Beberapa pemain di posisi dia tampil baik dan mereka juga layak diberi kesempatan untuk membuktikan diri," ucap Kluivert menjelaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026