Pencapaian itu memperlihatkan bahwa Cunha adalah penyerang yang tidak hanya mengandalkan posisi di kotak penalti.
Ia kerap mencetak gol lewat berbagai skenario: tembakan jarak jauh, pergerakan cepat dalam transisi, hingga duel satu lawan satu.
Rata-rata 0,47 gol per laga di liga musim lalu membuktikan efektivitasnya di lini depan, meski bermain untuk tim yang tidak selalu dominan dalam penguasaan bola.
2. Taktik yang Fleksibel Sesuai Gaya Ruben Amorim
Ruben Amorim dikenal sebagai pelatih yang mengusung sistem dinamis seperti 3-4-3 atau 3-4-2-1 dengan pressing tinggi dan transisi cepat.
Gaya ini menuntut para penyerang untuk mobile, adaptif, dan kuat dalam kerja sama kolektif.
Matheus Cunha adalah tipe pemain yang cocok dalam sistem tersebut. Ia telah membuktikan fleksibilitasnya selama bermain untuk Wolves, di mana ia tampil sebagai striker utama, second striker, dan bahkan winger kiri.
Dalam sistem Amorim, ia bisa berperan sebagai false 9 atau menjadi outlet utama dalam serangan balik cepat.
Berdasarkan data dari FBref, Cunha mencatatkan 4,3 progressive carries dan 1,8 key passes per 90 menit musim lalu.
Baca Juga: Bikin Alejandro Garnacho Tidak Berkutik, Kakang Rudianto Malah Heran
Angka ini mencerminkan kontribusinya dalam membawa bola ke zona berbahaya dan menciptakan peluang—sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh MU yang kesulitan membangun serangan secara konsisten.
3. Sosok Baru, Mentalitas dan Etos Kerja Baru
Salah satu kritik utama terhadap skuad Manchester United dalam beberapa musim terakhir adalah lemahnya mentalitas bertanding.
Banyak pemain dinilai tidak menunjukkan determinasi yang cukup, terutama saat menghadapi tekanan.
Matheus Cunha dikenal memiliki karakter pekerja keras dan tidak mudah menyerah. Meski Wolves sempat terpuruk musim lalu, Cunha tetap tampil konsisten dan menjadi motor serangan utama.
Bahkan secara statistik, ia masuk 10 besar penyerang Premier League 2024/25 untuk successful pressures—atau tekanan defensif yang berhasil.
Ini adalah atribut penting dalam filosofi Ruben Amorim yang menekankan intensitas tinggi dan kerja kolektif dalam bertahan.
Sebagai tambahan, Cunha bukan pemain yang baru di kancah internasional. Ia telah mencatatkan 13 penampilan bersama timnas Brasil senior, serta tampil di berbagai level usia sejak U-20.
Pengalaman ini memberinya kematangan dan kepercayaan diri yang dibutuhkan untuk memimpin lini depan klub sebesar Manchester United.
Dengan usia yang masih 26 tahun, pengalaman lintas liga top Eropa—dari Bundesliga, La Liga, hingga Premier League—dan etos kerja tinggi, Matheus Cunha memiliki semua atribut untuk menjadi simbol baru kebangkitan Setan Merah.
Jika Amorim berhasil memaksimalkan potensi Cunha, bukan tak mungkin sang striker Brasil menjadi pembelian paling vital United dalam satu dekade terakhir.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Baru PHK Massal, Manchester United Habiskan Rp1,3 T untuk Rekrut Matheus Cunha
-
Soal Masa Depan Bruno Fernandes di Man United, Amorim Andalkan Firasat
-
Acungkan Jari Tengah di Malaysia, Bintang Manchester United Ungkap Alasannya
-
Hasil Akhir Hong Kong vs MU: Skuad Ruben Amorim Nyaris Malu Kedua Kali
-
Kakang Rudianto: Dari Juara Persib Hingga Bungkam Manchester United di Malaysia!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!