- Kekayaan kolektif taipan RI pecahkan rekor USD 306 M atau Rp 4.980 T, lampaui APBN 2026.
- IHSG naik 17%, Prajogo Pangestu dan Keluarga Widjaja alami lonjakan harta signifikan.
- Hartono Bersaudara tetap No. 1; pendiri DCI Marina Budiman dan Toto Sugiri masuk 10 besar.
Suara.com - Di tengah gejolak pasar dan tantangan ekonomi global, kekayaan kolektif para taipan Indonesia justru mencetak rekor baru yang mencengangkan.
Menurut daftar terbaru Forbes Orang Terkaya di Indonesia 2025 yang dirilis Sabtu (13/12/2025), total harta kolektif 50 orang terkaya di Tanah Air kini mencapai US$ 306 miliar atau setara dengan Rp 4.980 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.600 per dolar AS).
Angka ini melampaui jauh estimasi target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang akan dikelola oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada tahun 2026 yang hanya sebesar Rp3.842 triliun.
Kenaikan kekayaan kolektif ini melesat tajam dari US$ 263 miliar pada tahun sebelumnya, didorong oleh kenaikan signifikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 17%.
Meskipun total kekayaan kolektif melonjak, terjadi pergeseran menarik di puncak piramida. R. Budi dan Michael Hartono berhasil mempertahankan tahta mereka selama lebih dari satu dekade, meski kekayaan bersih gabungan mereka turun US$ 6,5 miliar menjadi US$ 43,8 miliar (Rp 727,08 triliun).
Miliarder petrokimia dan energi, Prajogo Pangestu, mengokohkan posisinya di peringkat kedua. Kekayaannya naik 23% menjadi US$ 39,8 miliar (Rp 660,68 triliun).
Keluarga Widjaja sukses melompat ke peringkat ke-3 setelah kekayaan mereka membengkak US$ 9,4 miliar menjadi US$ 28,3 miliar (Rp 469,78 triliun).
Taipan batubara Low Tuck Kwong turun ke posisi keempat setelah kekayaannya tergerus US$ 2,1 miliar menjadi US$ 24,9 miliar (Rp 413,34 triliun). Penurunan ini disebabkan merosotnya saham Bayan Resources sebesar 16% karena pelemahan harga batu bara global
Daftar 10 besar juga diwarnai oleh masuknya pemain baru dari sektor teknologi, menunjukkan pergeseran lanskap investasi di Indonesia. Pendiri DCI Indonesia, Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman, berhasil menembus sepuluh besar didorong oleh kenaikan saham perusahaan data center mereka yang signifikan.
Baca Juga: Purbaya Larang Bea Cukai Sumbangkan Pakaian Bekas Hasil Sitaan ke Korban Banjir Sumatra
Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2025:
1. R. Budi Hartono & Michael Hartono: US$ 43,8 miliar atau Rp 727,08 triliun
2. Prajogo Pangestu: US$ 39,8 miliar atau Rp 660,68 triliun.
3. Keluarga Widjaja: US$ 28,3 miliar atau Rp 469,78 triliun
4. Low Tuck Kwong: US$ 24,9 miliar atau Rp 413,34 triliun
5. Anthoni Salim dan keluarga: US$ 13,6 miliar atau setara Rp 225,76 triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?