Suara.com - Timnas Malaysia resmi mendapatkan bek tengah naturalisasi yang kini berkarier di La Liga bersama Deportivo Alaves, Facundo Garces. Lantas, bagaimana perbandingan harga pasarnya dengan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes?
Kepastian soal bergabungnya Facundo Garces bersama Timnas Malaysia telah diumumkan secara resmi oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). "Selamat Datang, Facundo Garcés!" tulis akun resmi FAM, Senin (2/6/2025).
Setelah resmi mendapatkan status sebagai warga negara Malaysia, Facundo Garces pun merasa sangat antusias untuk segera bergabung. Dia merasakan kehangatan dan siap memberikan seluruh kemampuannya untuk Harimau Malaya.
"Menjadi bagian dari pemain tim nasional Malaysia adalah suatu kehormatan yang luar biasa. Sejak tiba saya merasakan kehangatan, semangat kekeluargaan dan dukungan tulus dari semua pihak Saya bersedia memberikan segalanya demi Malaysia," kata Facundo Garces.
Hadirnya Fernando Garces tentu akan menambah persaingan bek-bek berkualitas di regional Asia Tenggara. Jay Idzes, yang kini berkarier di Liga Italia, bakal mendapatkan pesaing baru di wilayah ASEAN.
Lantas, berapa sebetulnya nilai pasar Fernando Garces yang saat ini berkarier di kasta tertinggi Liga Spanyol bersama Deportivo Alaves jika dibandingkan dengan Jay Idzes? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Harga Pasar Jay Idzes
Sebagai informasi, sebelum pertandingan melawan Bahrain, harga pasar bek berusia 24 tahun itu berada di angka tiga juta euro. Apabila dikonversi ke rupiah, nominal tersebut setara dengan Rp52,14 miliar.
Namun, pada hari H pertandingan melawan Bahrain, alias pada Selasa (25/3/2025), nilai pasar pemain kelahiran Mierlo, Belanda, itu mengalami kenaikan yang amat signifikan. Hal itu dapat dilihat dari grafik perkembangan nominalnya di situs Transfermarkt.
Baca Juga: Fenomena Nonton Timnas Indonesia Bikin Malaysia Heran: Tiket Mahal Kok Tetap Laku?
Sebab, ketika itu nilai pasar Jay Idzes melonjak hingga menjadi lima juta euro. Apabila nilai ini dikonversi ke rupiah, maka nominalnya setara dengan Rp86,91 miliar. Dengan kata lain, kenaikannya mencapai 40%.
Nilai Pasar Facundo Garces
Facundo Garces langsung menjadi pemain dengan nilai pasar termahal di Timnas Malaysia setelah menjalani naturalisasi. Itu memang cukup wajar mengingat bek berusia 25 tahun itu punya reputasi yang mentereng.
Saat ini, merujuk data Transfermarkt, bek tengah kelahiran Santa Fe, Argentina, itu harganya menyentuh angka 1,2 juta euro. Nominal ini, apabila dikonversi ke mata uang rupiah, nilainya setara dengan Rp20,86 miliar.
Dengan nominal ini, dia menjadi pemain termahal di skuad Harimau Malaya. Facundo Garces menggeser nama sebelumnya, Dion Cools, yang sempat jadi pemain termahal dengan angka Rp17,38 miliar.
Sebetulnya, saat memasuki performa terbaiknya, pemain berpostur 189 cm ini pernah dihargai sebesar 4,5juta euro, atau setara dengan Rp78,22 miliar.
Berita Terkait
-
Fenomena Nonton Timnas Indonesia Bikin Malaysia Heran: Tiket Mahal Kok Tetap Laku?
-
Simon Tahamata Terang-terangan Tolak Pemain dari Luar Negeri: Tidak! Saya Tidak Mau
-
Simon Tahamata Ternyata Mahir Berbahasa Indonesia, Khas Logat Timur
-
Menerka Siapa Penerus Legacy Ernando Ari di Timnas Indonesia U-23
-
Head to Head Timnas Indonesia vs China: Skuad Garuda Dibayangi Rekor Buruk 38 Tahun
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL