Widodo C Putro juga bukan sosok sembarangan, ia salah satu legenda sepak bola Tanah Air.
Meski karier melatihnya terbilang masih belum gemilang seperti kariernya sebagai pemain.
Di Liga 2 musim depan, Widodo resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Deltras Sidoarjo.
3. Stefano Cugurra (Barito Putera)
Inilah yang akan menjadi polemik, apakah regulasi pelatih di Liga 2 2025-2026 akan diubah.
Seperti yang diketahui bersama, Stefano Cugurra alias Teco resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Barito Putera.
Barito Putera bertindak cepat setelah Teco resmi meninggalkan Bali United di akhir musim ini.
Meski begitu, apakah Liga 2 akan mengubah regulasi soal pelatih, itu masih menjadi pertanyaan besar.
Itulah sederet nama pelatih top yang bakal meramaikan Liga 2 musim 2025–2026, yang membuat kompetisi kasta kedua Liga Indonesia ini diprediksi berlangsung lebih ketat dan menarik dibanding musim-musim sebelumnya.
Baca Juga: Jadi Suksesor Stefano Cugurra, Johnny Jansen Siap Penuhi Target Bali United
Kehadiran nama-nama besar seperti Aji Santoso, Widodo C Putro, hingga Stefano "Teco" Cugurra, tentu menambah tensi kompetitif Liga 2. Mereka membawa pengalaman, strategi matang, serta daya tarik tersendiri baik untuk pemain maupun penonton.
Selain itu, klub-klub Liga 2 kini terlihat semakin serius membangun skuad dan struktur tim demi bisa kembali ke kasta tertinggi, Liga 1.
Dengan masuknya pelatih-pelatih berkelas, Liga 2 musim ini juga membuka peluang bagi klub-klub non-tradisional untuk bersinar.
Kehadiran pelatih berpengalaman bisa menjadi katalisator perubahan signifikan dalam cara klub bermain, mulai dari taktik yang lebih dinamis hingga pendekatan profesional dalam pengembangan pemain muda.
Dengan atmosfer yang mulai memanas dari bursa pelatih dan transfer pemain, tak heran jika animo suporter pun mulai menunjukkan geliatnya.
Klub-klub Liga 2 yang memiliki basis fans loyal seperti Persela, Deltras, PSIM, dan Sriwijaya FC, siap menghidupkan stadion dengan dukungan fanatik mereka.
Liga 2 pun bukan sekadar tempat ‘pelarian’ klub degradasi, tetapi berubah menjadi panggung persaingan yang layak ditonton.
Penentu Nasib: Konsistensi dan Manajemen Klub
Pada akhirnya, sehebat apapun pelatih dan pemain yang dimiliki, kunci keberhasilan di Liga 2 tetap berada pada konsistensi performa serta solidnya manajemen klub.
Dengan kompetisi yang semakin seimbang, setiap laga akan menjadi penentu penting dalam perjalanan menuju promosi ke Liga 1.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Jadi Suksesor Stefano Cugurra, Johnny Jansen Siap Penuhi Target Bali United
-
Baru Diumumkan, Stefano Cugurra dan Barito Putera di Ujung Tanduk Sanksi PSSI
-
Dilatih Eks Pelatih Bali United, Barito Putera: Kapal Besar Tak Takut Gelombang
-
Stefano Cugurra Nakhoda Baru Barito Putera di Liga 2 Musim Depan
-
Owen Resmi Bergabung! Persipura Jayapura Siap Bikin Gebrakan di Liga 2
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan