Jika seluruh skenario tersebut terjadi, maka Timas Indonesia akan naik ke posisi ketiga dengan 12 poin, unggul atas Arab Saudi.
Matchday 10 – Selasa, 10 Juni 2025:
- Timas Indonesia wajib meraih kemenangan atas Jepang. Ini menjadi tantangan berat karena Jepang tampil konsisten sepanjang kualifikasi.
- Di pertandingan lain, diharapkan Arab Saudi menang atas Australia atau bermain imbang. Tujuannya agar Australia tetap tertahan di angka 13 poin.
- Bila semua hasil berjalan sesuai harapan, maka Indonesia bisa mengakhiri fase grup dengan 15 poin, menyalip Australia dan menempati posisi kedua.
Klasemen Sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia:
Jepang – 20 poin
Australia – 13 poin
Arab Saudi – 10 poin
Baca Juga: Patrick Kluivert Yakin Pemain Timnas Indonesia Tidak Membelot saat Lawan China
Indonesia – 9 poin
Bahrain – 6 poin
China – 6 poin
Perjuangan Berat, Tapi Bukan Mustahil
Tantangan terbesar bagi Timnas Indonesia adalah bagaimana bisa meraih kemenangan melawan Jepang yang tampil superior.
Selain itu, nasib Garuda juga sangat bergantung pada hasil pertandingan negara lain, sesuatu yang tak bisa dikendalikan secara langsung. Namun dalam sepak bola, segala kemungkinan bisa terjadi.
Pelatih dan para pemain Indonesia saat ini berada dalam tekanan tinggi, namun juga termotivasi dengan peluang besar untuk mengukir sejarah.
Sebagai informasi tambahan, Indonesia terakhir kali bermain di Piala Dunia adalah pada edisi 1938 di Prancis, dengan nama Hindia Belanda. Sejak itu, belum ada kesempatan kembali tampil di ajang bergengsi ini.
Fase Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia
Sebagai catatan, sistem kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia terdiri dari beberapa putaran.
Di fase ketiga ini, 18 tim dibagi ke dalam tiga grup, dan hanya dua tim teratas dari masing-masing grup yang otomatis lolos. Sementara tim peringkat tiga dan empat harus bertanding di fase keempat dan kelima untuk memperebutkan tiket tersisa.
Oleh karena itu, menjadi posisi dua di klasemen akhir akan sangat menentukan.
Tidak hanya memperbesar peluang lolos, tetapi juga menghindari jalur yang lebih sulit dan melelahkan.
Fokus, Konsistensi, dan Doa Menjadi Kunci
Timas Indonesia masih memiliki peluang untuk mencetak sejarah baru. Namun peluang tersebut hanya akan menjadi kenyataan jika para pemain mampu tampil maksimal di dua laga tersisa.
Selain itu, keberuntungan juga diperlukan dari hasil pertandingan lainnya. Dukungan penuh dari masyarakat dan persiapan optimal menjadi faktor penting untuk mewujudkan mimpi tampil di panggung dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga