Timnas Indonesia mendapat hadiah penalti pada menit ke-40 setelah Ricky Kambuaya dijatuhkan di kotak terlarang oleh pemain China Yang Zexiang.
Pada awalnya, wasit menganggap Kambuaya melakukan diving, tapi setelah pengecekan VAR diputuskan penalti.
Ole Romeny yang dipercaya sebagai algojo berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai tembakannya masuk ke gawang China.
Tidak ada tambahan gol lagi sampai turun minum, skor 1-0 bertahan.
Babak kedua dimulai, Timnas Indonesia lebih percaya diri dengan memainkan bola tak seperti babak pertama.
Beberapa kali Timnas Indonesia menekan, namun masih sulit cetak gol karena kokohnya pertahanan China.
China yang mengandalkan serangan balik juga menyerang lini bertahan Timnas Indonesia yang membuat deg-degan untungnya masih bisa digagalkan.
Pada menit ke-68, Timnas Indonesia dalam tekanan penyerang China.
Pemain-pemain China tak kenal lelah berlari membuat Timnas Indonesia kocar-kacir, untungnya tidak ada gol tercipta.
Baca Juga: Hasil Timnas Indonesia vs China: Gol Ole Romeny Bawa Garuda Naik ke Peringkat 3 Grup C!
Pelatih Patrick Kluivert melakukan pergantian pemain pada menit ke-74 dengan memasukan Beckham Putra Nugraha dan Kevin Diks.
Masuknya kedua pemain tersebut membawa angin segar di sisi sayap karena Beckham dan Kevin Diks punya keunggulan di kecepatan.
Terbukti pada menit ke-78, Beckham Putra hampir menciptakan assist, sayang Kevin Diks gagal memasukan bola ke dalam gawang.
Masuk menit 80 Timnas Indonesia kembali memberikan tekanan yang hampir berbuah gol.
Nafas baru kembali dikeluarkan oleh Patrick Kluivert pada menit ke-82 dengan masuknya Stefano Lilipaly dan Ivar Jenner.
China belum menyerah ssampai detik-detik akhir pertandingan dan terus berusaha bongkar pertahanan Timnas Indonesia.
Untungnya, kawalan Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner masih oke sehingga China sulit mencetak gol.
Alhasil, sampai peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan tak ada tambahan gol lagi.
Timnas Indonesia sukses menang tipis dengan skor 1-0 atas China.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey