Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 06 Juni 2025 | 08:47 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Ricky Kambuaya berebut bola dengan pemain Timnas China dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Indonesia melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Bersama Rizky Ridho, Yakob Sayuri, dan Egy Maulana Vikry, dia menjadi starter, sementara tiga lainnya yaitu Beckham Putra, Stefano Lilipaly, dan Ramadhan Sananta masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua.

Jalannya Pertandingan

Tidak banyak peluang lagi yang didapatkan Timnas Indonesia setelah aksi Ole Romeny itu, sementara China juga berusaha menekan melalui skema serangan balik.

Timnas Indonesia mendapat hadiah penalti pada menit ke-40 setelah Ricky Kambuaya dijatuhkan di kotak terlarang oleh pemain China Yang Zexiang.

Pada awalnya, wasit menganggap Kambuaya melakukan diving, tapi setelah pengecekan VAR diputuskan penalti.

Ole Romeny yang dipercaya sebagai algojo berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai tembakannya masuk ke gawang China.

Tidak ada tambahan gol lagi sampai turun minum, skor 1-0 bertahan.

Babak kedua dimulai, Timnas Indonesia lebih percaya diri dengan memainkan bola tak seperti babak pertama.

China yang mengandalkan serangan balik juga menyerang lini bertahan Timnas Indonesia yang membuat deg-degan untungnya masih bisa digagalkan.

Baca Juga: Terpopuler Sepak Bola: Timnas Indonesia Gagal, Patrick Kluivert Balas Dendam

Pelatih Patrick Kluivert melakukan pergantian pemain pada menit ke-74 dengan memasukan Beckham Putra Nugraha dan Kevin Diks.

Masuknya kedua pemain tersebut membawa angin segar di sisi sayap karena Beckham dan Kevin Diks punya keunggulan di kecepatan.

Masuk menit 80 Timnas Indonesia kembali memberikan tekanan yang hampir berbuah gol.

China belum menyerah ssampai detik-detik akhir pertandingan dan terus berusaha bongkar pertahanan Timnas Indonesia.

Untungnya, kawalan Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner masih oke sehingga China sulit mencetak gol.

Alhasil, sampai peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan tak ada tambahan gol lagi.

Load More