Suara.com - Sejumlah pertanyaan mulai mengalir perihal potensi regulasi pemutihan kartu yang bisa didapatkan Timnas Indonesia saat tampil pada putaran keempat alias Round 4 babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Yang terbaru, ada dua pemain Timnas Indonesia, Ivar Jenner dan Yakob Sayuri, yang harus mendapatkan kartu kuning ketika berduel melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6/2025).
Artinya, Ivar Jenner dipastikan absen pada pertandingan berikutnya ketika skuad Merah Putih bertandang di kandang Jepang karena gelandang Jong FC Utrecht sejauh ini sudah mengantongi dua kartu kuning.
Sementara itu, bagi pemain-pemain lainnya yang sudah pernah memperoleh kartu kuning, nasibnya diliputi tanda tanya besar mengingat mereka bisa absen apabila pada laga berikutnya mendapat kartu kuning.
Lantas, apakah nantinya ada regulasi pemutihan kartu saat Timnas Indonesia tampil pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober 2025 mendatang? Berikut Suara.com sajikan ulasannya.
Kasus Pemutihan Kartu
Sebetulnya, regulasi pemutihan kartu kuning sempat terjadi ketika Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong melangkahkan kakinya dari putaran kedua menuju putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pada tanggal 5 Juli 2024, Komite Disiplin dan Etik FIFA memutuskan bahwa semua peringatan (kartu kuning) yang tidak mengakibatkan pengusiran atau penangguhan yang diterima oleh pemain dan ofisial tim setelah selesainya Babak Kedua Kualifikasi harus dibatalkan.
Artinya, pemain yang mengantongi satu kartu kuning di putaran kedua, tidak akan membawa kartu kuning tersebut ke Putaran Ketiga. Hal ini setidaknya terbukti dengan kasus Jay Idzes yang mengantongi dua kartu kuning di putaran kedua.
Baca Juga: Striker Belanda Nimbrung ke Joey Pelupessy Saat Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia
Akan tetapi, kapten Timnas Indonesia itu tetap bisa bermain di putaran ketiga karena satu kartu kuningnya dihapus (diputihkan). Sehingga, ketika itu Jay Idzes bisa memperkuat laga Timnas Indonesia vs Jepang pada Oktober 2024.
Meskipun ada pemutihan dari putaran kedua ke putaran ketiga, aturan akumulasi kartu kuning tetap berlaku di dalam satu babak yang sama.
Dengan demikian, Jika Timnas Indonesia berhasil lolos ke babak Putaran Keempat, pemain akan membawa catatan kartu kuning yang mereka peroleh di putaran ketiga.
Sejauh ini tidak ada indikasi pemutihan kartu lagi secara otomatis dari putaran ketiga ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Jika disimpulkan, sebelumnya memang ada pemutihan kartu kuning spesifik dari putaran kedua ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Akan tetapi, tidak ada indikasi adanya pemutihan lagi saat Timnas Indonesia nantinya tampil di babak Putaran Keempat. Pemain harus tetap berhati-hati dengan akumulasi kartu kuning mereka di Putaran Ketiga karena akan berlanjut ke Putaran Keempat.
Berita Terkait
-
Striker Belanda Nimbrung ke Joey Pelupessy Saat Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia
-
Jay Idzes Sebut Pertarungan Skuad Garuda Baru Dimulai usai Lolos Playoff
-
Informasi Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026: Tuan Rumah, Aturan, dan Jadwal Pertandingan
-
Media Belanda Soroti Blunder Patrick Kluivert Meski Timnas Indonesia Menang
-
Indonesia vs China: Ajang Unjuk Kebolehan para Pemain Produk Kompetisi Domestik
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti