- Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 dibuka di ICE BSD City Tangerang pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
- Berbagai pabrikan global seperti Toyota, Honda, Hyundai, Ford, dan merek Tiongkok memperkenalkan kendaraan terbaru mereka.
- Pameran otomotif tersebut menjadi ajang pengumuman harga resmi serta pameran teknologi kendaraan terkini bagi masyarakat umum.
Suara.com - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026 akan dibuka mulai Rabu 29 Juli 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition atau ICE BSD City Tangerang. Setidaknya beberapa brand otomotif telah menyiapkan amunisi mobil baru yang siap melantai di salah satu pameran otomotif terbesar ini.
Toyota menjadi salah satu pabrikan yang paling dinanti dengan membawa dua amunisi baru. Raksasa Jepang ini akan memamerkan mobil listrik bergaya petualang serta sebuah SUV legendaris yang siap menggoda pasar Indonesia. Sementara itu Honda diprediksi akan mencuri perhatian besar melalui peluncuran Super One. Kendaraan yang dijuluki 'Brio Listrik' ini menjadi mobil listrik pertama Honda yang akan dijual secara massal di tanah air.
Pabrikan asal Korea Selatan Hyundai tidak mau kalah dengan memboyong empat model sekaligus. Fokus utamanya tertuju pada Ioniq 3 dan MPV listrik berkapasitas tujuh penumpang. Dari Amerika Serikat Ford berencana merilis Everest Last Edition Titanium bagi para penggemar SUV tangguh.
Invasi merek China juga semakin kuat di GIIAS 2026. Changan akan memperkenalkan SUV listrik kompak Nevo Q05 yang tampil futuristik. Geely kembali memanaskan pasar melalui model bensin Coolray sekaligus mengumumkan harganya. Geely Group juga membawa kembali brand Zeekr untuk bersaing di pasar otomotif Indonesia. Ada juga iCar yang meluncurkan iCar V27 sebuah mobil offroad berteknologi Range Extended Electric Vehicle atau REEV.
Selain peluncuran unit baru pameran ini juga menjadi momen pengumuman harga sejumlah model. Beberapa di antaranya adalah Baic T1, Leapmotor B10, DFSK E5 Plus, Wuling Aira EV, hingga Lepas E4. Tak ketinggalan sektor kendaraan komersial juga diramaikan oleh Farizon, Aletra yang memajang prototipe terbaru, serta seri bus terbaru dari Hino.
Masyarakat umum bisa mengunjungi GIIAS 2026 mulai Kamis 30 Juli hingga 9 Agustus 2026. Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi warga kota besar untuk melihat langsung persaingan teknologi otomotif global mulai dari brand Jepang, Eropa, Amerika, Korea sampai China.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota
-
Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran