Suara.com - Patrick Kluivert jadi pusat perhatian saat tiba di Jepang jelang laga Indonesia kontra Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bukan hanya fans Indonesia yang mengejar untuk berswafoto, warga Jepang pun tampak antusias bertemu legenda Belanda itu.
Akun Instagram nusantara.ballers mengunggah momen warga Jepang berebut minta foto bersama Kluivert.
Dalam unggahan itu, terlihat Kluivert dikerumuni para penggemar saat sedang berjalan, mirip seperti selebritas dunia.
Meski kini dikenal sebagai Direktur Teknik Timnas Indonesia, kehadiran Kluivert rupanya memberi magnet besar di Jepang.
Antusiasme masyarakat Jepang menunjukkan betapa besar nama Kluivert di mata pencinta sepak bola Asia.
Nama besar Kluivert sebagai mantan pemain Barcelona dan Belanda jelas menjadi daya tarik tersendiri.
Kedatangannya ke Jepang merupakan bagian dari agenda resmi Timnas Indonesia pada putaran ketiga Grup C.
Indonesia dijadwalkan melawan Jepang pada Selasa, 10 Juni 2026 di Panasonic Stadium, Osaka.
Baca Juga: Prediksi Jepang vs Timnas Indonesia: Susunan Pemain, Rekor Pertemuan, hingga Skor
Menariknya, laga ini diprediksi berlangsung dalam suasana yang unik. Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, sudah memberi sinyal bahwa pertandingan tersebut akan dimanfaatkan sebagai ajang eksperimen taktik dan pengujian pemain baru.
Dalam konferensi pers sehari sebelum laga, Moriyasu menyebut bahwa Jepang akan mencoba sejumlah pemain yang minim pengalaman.
"Sejak kami lolos ke Piala Dunia, kami terus mencoba berbagai pemain dan memperluas jangkauan taktik," ujar Moriyasu, dikutip dari Soccer-King.
Situasi ini membuat kehadiran Kluivert sebagai Direktur Teknik semakin menarik, karena ia punya peluang untuk mengevaluasi langsung performa tim Garuda melawan kombinasi pemain senior dan debutan Jepang.
Meski hadir dalam kapasitas ofisial, Kluivert justru menjadi salah satu figur yang paling diburu kamera.
Warganet Indonesia pun turut bangga melihat Kluivert begitu disambut hangat oleh publik Jepang.
Momen ini sekaligus menunjukkan citra positif sepak bola Indonesia yang mulai diperhatikan dunia.
Kejadian unik ini pun viral dan memancing reaksi kocak dari netizen di kolom komentar unggahan tersebut.
Situasi itu membuat suasana persiapan timnas Indonesia menjelang laga berat jadi terasa lebih cair.
Kluivert sendiri terlihat santai dan ramah saat meladeni permintaan foto dari para penggemar Jepang.
Momen ini menjadi salah satu potret langka tentang betapa legendarisnya sosok Patrick Kluivert.
Di sisi lain, laga ini menjadi kesempatan emas bagi Indonesia. Saat ini, skuad Garuda berada di peringkat keempat klasemen Grup C dengan 12 poin, unggul atas Bahrain dan China yang sama-sama mengoleksi 6 poin.
Dengan demikian, peluang Indonesia untuk melaju ke fase berikutnya cukup terbuka.
Jika Indonesia sukses tampil baik melawan Jepang, momen ini tentu akan jadi kenangan manis tambahan.
Bagi Kluivert, laga ini juga menjadi parameter penting dalam mengukur perkembangan tim yang kini ia dampingi.
Apalagi Jepang sebelumnya sudah menunjukkan bahwa meski menurunkan banyak pemain baru saat melawan Australia, mereka tetap mampu tampil solid.
"Kami ingin memanfaatkan pertandingan melawan Timnas Indonesia ini untuk membantu tim berkembang, termasuk meningkatkan kekompakan pemain," tambah Moriyasu.
Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar pada 8 hingga 14 Oktober 2025, dengan format round-robin yang mempertemukan enam tim terbaik dalam dua grup kecil.
Juara grup otomatis lolos ke Piala Dunia, sementara runner-up harus melewati babak kelima.
Bagi para penggemar, laga ini tak sekadar soal hasil akhir. Ini adalah panggung bagi pemain muda Indonesia untuk menguji mentalitas dan kualitas di level internasional.
Kluivert kini bukan cuma bagian dari Garuda, tapi juga duta besar tak resmi sepak bola Indonesia di mata dunia.
Dengan kombinasi pengalaman Kluivert, strategi modern, dan semangat tinggi para pemain muda, harapan sepak bola Indonesia untuk menembus level yang lebih tinggi bukan lagi sekadar mimpi.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Baru Debut di Timnas Indonesia, Emil Audero Berpotensi Turun Kasta
-
Penyerang Keturunan Rp20,86 Miliar Disebut Setara Son Heung-min, Bisa Main Lawan Jepang
-
Jelang Jepang Vs Indonesia: Laga Pamungkas yang Tetap Membara, Suporter Timnas Banjiri Osaka!
-
Timnas Indonesia Cuma Jadi Samsak Uji Coba, Niat Jepang Hanya Ekspermien Taktik dan Pemain
-
Pemain Jepang Incar Cetak Gol Debut Lawan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman