- Dudung Abdurachman resmi dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Muhammad Qodari berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 52 P tahun 2026.
- Mantan KSAD dan Penasihat Khusus Presiden tersebut kini bertanggung jawab mengoordinasikan program prioritas serta pengendalian isu strategis nasional.
- Penunjukan figur militer senior ini bertujuan memperkuat dukungan kerja Presiden dengan memanfaatkan pengalaman komando panjang Dudung di TNI.
Suara.com - Dudung Abdurachman resmi dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menandai kembalinya figur militer senior ke posisi strategis di lingkar Istana. Ia menggantikan Muhammad Qodari yang kini mengemban tugas baru di sektor komunikasi pemerintahan.
Pengangkatan Dudung tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 52 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Sebelum menduduki jabatan ini, Dudung diketahui menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional di era kepemimpinan Prabowo Subianto.
Penunjukan Dudung dinilai memperkuat posisi KSP dengan pengalaman panjangnya di dunia militer. Lulusan Akademi Militer 1988 ini mengawali karier di Korps Infanteri TNI AD dan meniti jalur komando dari level bawah hingga pucuk pimpinan.
Sejak awal, Dudung telah mengisi berbagai posisi taktis. Ia pernah menjadi komandan pleton di Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti di Atambua, satuan yang juga pernah menjadi tempat bertugas Susilo Bambang Yudhoyono. Kariernya kemudian berlanjut sebagai komandan kompi hingga dipercaya di lingkungan pendidikan militer.
Perjalanan kariernya terus menanjak dengan menduduki sejumlah jabatan penting, mulai dari Wakil Komandan Yonif, Kepala Staf Kodim, hingga perwira operasi di Kodam. Saat berpangkat letnan kolonel, ia memimpin Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya dan kemudian menjabat sebagai komandan distrik militer di Sumatera Selatan.
Momentum besar datang ketika Dudung memasuki jajaran perwira tinggi. Ia pernah menjabat Wakil Gubernur hingga Gubernur Akademi Militer, sebelum akhirnya dipercaya sebagai Pangdam Jaya. Pada periode ini, langkah tegasnya sempat menyita perhatian publik, termasuk saat mencopot baliho Front Pembela Islam (FPI).
Kariernya kian melesat saat dipercaya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad) pada 2021. Namun, di tahun yang sama, Presiden saat itu, Joko Widodo, menunjuknya sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
Dudung mengemban jabatan KSAD selama lebih dari satu tahun sebelum akhirnya pensiun pada 19 November 2023. Kini, dengan posisi barunya sebagai KSP, ia kembali dipercaya mengisi peran kunci dalam mendukung kerja Presiden, khususnya dalam koordinasi program prioritas dan pengendalian isu strategis nasional.
Baca Juga: Sah! Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Hanif Faisol 'Turun Tahta' Jabat Wamenko
Berita Terkait
-
Sah! Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Hanif Faisol 'Turun Tahta' Jabat Wamenko
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
Jumhur Hidayat Dikabarkan Jadi Menteri LH, 'Hadiah' Prabowo Bagi Buruh Jelang May Day?
-
Dipanggil ke Istana, Dudung Abdurachman Siap Dilantik: Saya Prajurit, Perintah Presiden Harus Siap
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?
-
Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta
-
Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG
-
Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri
-
Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
-
Damaikan Timur Tengah, Prabowo Disarankan Pakai Strategi Geopolitik Bung Karno
-
Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar
-
Pengeroyok Dico di Biliar Grogol Diciduk! Dua Pelaku Ternyata Masih Bocah di Bawah Umur
-
Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!
-
Kasus Tambang Ilegal dan TPPU, Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas PT SJU di Sidoarjo